Bintang Paris Saint-GermainNeymar tak ragu mengungkap kekaguman kepada mantan rekan setim BarcelonaLionel Messi dan penyerang JuventusCristiano Ronaldo.
Messi dan Ronaldo dalam satu dekade lebih bersaing untuk menjadi pemain top dunia dengan keduanya merebut berbagai penghargaan bergengsi, baik di level klub maupun individu.
Kepindagan Neymar dari Barca ke PSG pada 2017 diyakini didorong oleh tekadnya lepas dari bayang-bayang Messi setelah empat musim di Camp Nou.
Namun, penyerang Brasil ini mengaku justru terinspirasi dari eks rekan setimnya.
“Saya bermain dengan Messi yang, menurut saya, salah satu pemain sepakbola terbaik sepanjang masa, dan ia idola saya,” tutur Neymar kepada The Players’ Tribune.
“Dengan Messi, saya belajar setiap hari, apakah itu dalam latihan atau bermain dengannya, atau hanya menonton dia bermain. Dan itu membuat saya lebih kuat dan meningkatkan kapasitas saya di lapangan karena saya terus belajar banyak darinya.
“Sementara Cristiano Ronaldo, ia seorang monster. Menghadapi dia adalah sebuah kegembiraan dan kehormatan, namun kami harus lebih siap.
“Ia salah satu yang terbaik di sepakbola jadi Anda lebih cerdas, Anda lebih waspada, namun di saat yang sama Anda juga belajar banyak.
“Mereka dua pemain besar yang dapat saya ceritakan, karena saya ingin belajar, saya ingin lebih, saya ingin menang, saya ingin lebih banyak trofi, mencetak lebih banyak gol. Jadi, saya terus belajar dari mereka setiap hari.”
Neymar dua kali finis ketiga di belakang Messi dan Ronaldo dalam perebutan Ballon d’Or. Musim ini, pemain 26 tahun tersebut mengawali Ligue 1 dengan delapan gol dari sembilan penampilan.


