Neymar mengungkapkan isi hatinya setelah Brasil dikalahkan Belgia 2-1 pada laga perempat-final Piala Dunia 2018, Jumat (6/7) malam.
Gol bunuh diri Fernandinho dan Kevin De Bruyne pada babak pertama menyulitkan jalan Brasil mencapai babak empat besar. Selecao terus melancarkan tekanan sepanjang babak kedua. Namun, mereka hanya mampu menghasilkan satu gol balasan melalui sundulan Renato Augusto.
"Saya bisa bilang inilah momen paling sedih dalam karier saya. Rasa sakitnya begitu besar karena kami tahu kami mampu melakukannya, kami tahu kami bisa melangkah jauh, dan membuat sejarah. Tapi sekarang bukan saatnya," tulis Neymar di Instagram.
"Sulit menemukan kekuatan untuk kembali bermain sepakbola lagi, tapi saya yakin Tuhan akan memberikan saya kekuatan yang saya butuhkan untuk menghadapi segala hal. Jadi saya takkan pernah bersyukur kepada Tuhan, meski dalam kekalahan. Saya tahu jalan-Mu lebih baik daripada jalan saya."
"Saya senang bisa menjadi bagian dari tim ini. Saya sangat banggat kepada semua pemain. Mereka [Belgia] memupus mimpi kami, tapi mereka tidak merampas hati serta pikiran kami."

