Juventus berhasil memecundangi Valencia lewat skor meyakinkan 2-0 di Mestalla, pada matchday perdana Grup H Liga Champions, Kamis (20/9) dini hari WIB.
Namun Juve harus meraihnya lewat perjuangan yang ekstra keras, karena harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-29. Bintang terdepan I Bianconeri, Cristiano Ronaldo, secara kontroversial mendapat kartu merah karena dituduh menjambak rambut Jeison Murillo.
Menanggapi kartu merah rekan setimnya tersebut, pemborong gol kemenangan Juve di laga ini, Miralem Pjanic, mengaku tak habis pikir hingga memandangnya sebagai keputusan yang gila.
Getty Images"Kartu merah Ronaldo? Sepakbola itu gila," buka Pjanic, seperti dikutip Corriere della Sera.
"Pada babak pertama kami setidaknya bisa menghasilkan tiga gol. Namun kami akhirnya mengulangi hal serupa dua tahun lalu di Lyon ketika menang dengan sepuluh pemain. Setelah itu, kami mencapai final. Kami ingin mengulanginya," harapnya.
Gelandang berusia 28 tahun itu kemudian mengungkap bahwa kesuksesannya mengeksekusi dua hadiah penalti yang penentu kemenangan, bukanlah hal yang mudah. Apalagi dia menghadapi kiper Valencia, Norberto Neto, yang pernah jadi rekannya di Juve pada musim 2016/17 lalu.
"Sungguh tidak mudah, karena sebelumnya bola seperti tidak mau masuk ke gawang [Valencia]. Apalagi yang saya hadapi adalah Neto, kiper yang kerap berlatih penalti dengan saya semasa latihan [di Juve]," ungkapnya.
Getty




