Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

imago-sport-1081166290.jpgMark Pain

Diterjemahkan oleh

Mengapa Arsenal harus takut memenangi trofi Community Shield?

Kemenangan telak Arsenal atas Manchester City dengan skor 3-0 tanpa balas di Stadion Principality serta gelar Community Shield (Piala Masyarakat Inggris) mungkin justru menjadi pertanda buruk bagi ambisi mereka di Liga Primer Inggris, ketimbang sebagai perayaan awal musim.

Terlepas dari penampilan sederhana yang ditunjukkan City dalam ujian pertama pelatih baru mereka, Enzo Maresca, sejarah berkata bahwa kekalahan di ajang Community Shield sering kali menjadi pembuka bagi City untuk meraih gelar Liga Primer. Klub itu memenangi liga dalam tiga kali terakhir mereka kalah di Community Shield, yakni pada tahun 2021, 2022, dan 2023, sementara mereka kehilangan gelar liga dalam dua kali terakhir mereka menjuarai Community Shield, yaitu pada tahun 2019 dan 2024.

Ironi terbesar justru menyangkut Arsenal sendiri. Menurut surat kabar Inggris "The Sun", klub tersebut telah menjuarai Community Shield sebanyak 18 kali sepanjang sejarahnya, sembilan di antaranya di era Liga Primer, namun tak pernah berhasil meraih gelar liga setelah salah satu dari kemenangan itu. Bahkan, terakhir kali mereka mengalahkan Manchester United di Community Shield pada tahun 1998, United membalasnya dengan meraih treble bersejarah.

Angka-angka mengungkap betapa langkanya menggabungkan gelar Community Shield dan liga, karena hal itu hanya terjadi delapan kali saja sepanjang sejarah Liga Primer, yang terakhir adalah Manchester City pada musim 2018-2019 ketika mereka mengalahkan Chelsea lewat dua gol Sergio Aguero di Wembley setelah musim 100 poin. 

Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson menjadi yang paling sukses dalam capaian ganda ini dengan lima kali, yakni pada musim 1993-1994, 1996-1997, 2007-2008, 2008-2009, dan 2010-2011.

Meski dengan kutukan ini, Arsenal tampak percaya diri untuk mematahkannya. Kapten mereka, Martin Odegaard, pencetak gol ketiga di Cardiff, mengatakan bahwa timnya "menunjukkan level mereka dan ingin memenangi segalanya", sementara Mikel Arteta menegaskan bahwa misi ini membutuhkan sesuatu yang luar biasa, seraya menambahkan: "Kami tahu betapa sulitnya misi ini, itulah mengapa kami belum memenangi gelar lagi. Kini ada kepercayaan diri yang lebih besar, kami tahu bagaimana cara menang dan apa yang dibutuhkan untuk meraih gelar, dan bermain dengan cara seperti ini sangat mengesankan".

Arsenal memulai kampanye liga mereka dengan menjamu Coventry City pada Jumat malam, bertekad untuk membantah segala keraguan dan membuktikan bahwa Community Shield kali ini akan menjadi awal menuju gelar, bukan pertanda buruk.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google