Sempat majal di tiga pertandingan beruntun, Harry Kane menegaskan kualitasnya lewat torehan tiga gol dalam laga terakhirnya untuk Tottenham Hotspur.
Performa yang tentu membuat manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, senang. Kane tak ragu bahkan disebutnya sebagai pembunuh bayaran di kotak penalti lawan.
Meski begitu Pochettino tetap menyampaikan sedikit kritik, menyoal sikap Kane yang kadang terlampau terobsesi pada gol dan porsi latihannya yang dianggap berlebihan.
Getty"Kane adalah pembunuh, pembunuh bayaran, seorang pembunuh! Dia selalu melatih segala hal untuk bisa membunuh kiper lawan, semuanya," ujar Pochettino, seperti dikutip Daily Mail.
"Kane selalu ingin mencetak gol, dia sangat bertekad untuk mencetak gol. Itulah mengapa ketika dia gagal mencetak gol, dia jadi terlampau terobsesi. Terkadang hal itu justru jadi penghalang, karena sejatinya Anda butuh kebebasan untuk mencetak gol. Bukannya terobsesi."
"Namun saya pikir Kane akan terus belajar. Dia masih sangat muda, tapi dia perlahan sudah semakin matang. Saya tak terkejut ketika orang-orang di klub ini memaksanya untuk berhenti berlatih agar tak mengganggu fisiknya. Dia seakan tak pernah ingin berhenti!"
"Bagaimanapun buat saya, itu luar biasa," sanjung juru taktik asal Argentina tersebut.




