Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) berencana untuk menambah legiun naturalisasi mereka demi menciptakan iklim kompetitif di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Dua nama terdekat yang segera menerima paspor Malaysia adalah striker asal Nigeria, Michael Ijezie Chukwubunna dan gelandang Inggris, Lee Tuck.
Ijezie, 31, merupakan pemain yang musim 2019 ini merumput bersama UKM FC di kasta kedua atau Malaysia Premier League (MPL). Sementara Tuck, 30, membela Terengganu FA di Malaysia Super League (MSL).
Keduanya diupayakan agar bisa berkostum Malaysia jelang menghadapi Timor Leste dalam putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni mendatang, yang juga bakal menjadi kualifikasi Piala Asia 2023.
"FAM tidak menjamin Ijezie bisa dipanggil pada Juni, tapi saya diberitahu perkembangan [naturalisasinya] positif. Mereka berhati-hati melakukan penilaian sebelum ke fase berikutnya," ungkap pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe.
Sedangkan menurut New Straits Times, proses naturalisasi Tuck sedikit mengalami hambatan karena masih menunggu beberapa dokumen penting yang diperlukan.
"Tuck tertarik, tapi kami masih menunggunya untuk memberikan dokumen sebelum kami dapat melanjutkan untuk membantunya menjadi pemain yang dinaturalisasi melalui status keturunan," terang Zulfadli Rozi selaku asisten manajer Terengganu.
Tuck memiliki garis keturunan Malaysia dari ibunya, sementara Ijezie bakal menjadi pemain naturalisasi murni kedua tim nasional Malaysia setelah penyerang Gambia, Mohamadou Sumareh.
Goal Indonesia