OLEH DEDE SUGITAIkuti di twitter
Liga Primer Inggris membuka diri terhadap kemungkinan memperkenalkan jeda musim dingin dalam kompetisi mereka.
Di antara lima liga top Eropa, selama ini kasta teratas Inggris menjadi satu-satunya kancah lokal yang terus bergulir tanpa mengenal rehat pada pertengahan kampanye. Terlepas dari keunikannya, ketiadaan winter break ini kerap dikeluhkan pelatih maupun pemain yang merasa jadwal padat melelahkan dan memperbesar risiko cedera.
Namun, bersama dengan Football Association (federasi sepakbola Inggris) dan English Football League selaku otoritas liga di divisi kedua hingga keempat, EPL kini mempertimbangkan sejumlah cara untuk mengurai kepadatan jadwal dan memberikan waktu liburan kepada pemain di tengah musim.
"Liga Primer telah terlibat diskusi dengan FA dan EFL selama beberapa bulan sehubungan dengan tantangan-tantangan yang ada dari meningkatnya kepadatan kalender sepakbola Inggris, dan membahas beberapa cara di mana kami bisa meringankan kepadatan jadwal sambil memberikan jeda tengah musim kepada para pemain," demikian pernyataan resmi Liga Primer.
"Apabila ruang dapat ditemukan dalam kalender, secara prinsipil kami terbuka dengan hal ini dan akan melanjutkan diskusi konstruktif dengan stakeholder sepakbola kami untuk mencari solusi yang bisa dikerjakan."

