Pelatih Zlatko Dalic senang dengan anggapan bahwa pasukannya berpeluang besar mengulangi pencapaian Kroasia di Piala Dunia 1998.
Kala itu, The Blazers secara mengejutkan sukses mengamankan tempat ketiga dengan legenda Davor Suker menjadi protagonis tim.
Melihat dua kemenangan pertama yang dipetik Kroasia, dengan teraktual sukses menjungkalkan Argentina tiga gol tanpa balas lewat gol-gol Ante Rebic, Luka Modric dan Ivan Rakitic, laskar Dalic disebut punya segala syarat untuk meniru era emas tim pada Piala Dunia di Prancis lebih dari dua dekade silam itu.
Dalic merasa bahagia dengan perbandingan tersebut, tetapi tetap memilih bersikap membumi.
"Kami harus berbahagia, kami telah mencapai banyak hal bagus," ujar Dalic.
"Kami sudah memainkan dua pertandingan dan mengalahkan pemain terbaik dunia milik Argentina, Lionel Messi. Semuanya berada di kedudukan tertinggi."
"Meski begitu, kami harus berdoa agar kami tidak melaju terlalu tinggi. Kami harus tenang, bersikap rendah hati, menujukkan martabat, tetap disiplin sebagai tim dan saya ingin 22 pemain di skuat tetap sebagus seperti di laga pertama, lapar dan bertekad kuat untuk menang."
"Tidak ada yang lebih bahagia dari saya, tetapi saya harus tetap tenang," tandasnya.





