Kevin De Bruyne sempat mengira rekan setimnya di Manchester City, Raheem Sterling sebagai sosok yang brengsek karena mendengar opini yang dibentuk oleh media.
Kedua pemain bergabung dengan The Citizens pada musim panas 2015 dengan banderol mewah, Sterling merapat dari Liverpool senilai £44 juta sementara De Bruyne dibeli sebesar £55 juta dari Wolfsburg.
De Bruyne, setelah menjalani periode singkat di Chelsea, sangat sadar akan rekan barunya saat itu namun terkejut karena sosoknya tak seperti yang dibayangkannya.
"Sebelum saya datang ke Manchester City, saya tidak benar-benar tahu bagaimana sosok Raheem Sterling," tulis sang gelandang internasional Belgia dalam kolomnya di The Players' Tribune.
"Saya belum pernah bertemu dengannya, dan dari apa yang saya baca tentangnya, saya kira ia akan menjadi karakter yang sangat berbeda."
"Tabloid selalu mengklaim dirinya arogan. Jadi saya kira dirinya seperti, apa yang disebut oleh orang-orang Inggris? Seperti brengseng, mungkin?""Mereka katakan Raheem adalah sosok yang menyolok karena meninggalkan Liverpool demi uang. Mereka juga katakan saya adalah pemain gagal di Chelsea. Mereka katakan kami punya karakter yang sulit."
"Lalu saya pergi ke City dan akhirnya bertemu dengan Raheem, dan kami sedikit berbincang setelah latihan dan saya berpikir, 'Tunggu, orang ini tampak keren? Apa cerita yang ada di sini?'" lanjut De Bruyne.
"Saya benar-benar mengenal Raheem dan mengenalinya sebagai sosok yang cerdas dan tulus. Tidak bisa menjadi sosok yang lain."
"Kenyataan sebenarnya adalah: Raheem adalah salah satu dari orang paling baik dan rendah hati yang pernah saya temui di sepakbola."



