Jose Mourinho merasa Ole Gunnar Solskjaer keliru melakukan pendekatan taktik saat Manchester United kalah lawan Barcelona di perempat-final Liga Champions.
Mourinho menyebut Lionel Messi terlalu diberi banyak ruang oleh United ketika mereka kalah 3-0 dalam duel leg kedua di Camp Nou, yang menyingkirkan raksasa Liga Primer Inggris dengan agregat 4-0.
Sepasang gol Messi di laga tersebut membuat United menelan kekalahan kelima dalam tujuh laga di bawah arahan Solskjaer, sejak diangkat sebagai manajer permanen pada bulan lalu menggantikan Mourinho.
Kepada laman Russia Today, Mourinho menjelaskan: "Posisi Messi mudah untuk dimengerti tapi tidak mudah untuk membuat pagar untuk mengendalikannya."
"Ia datang dari kanan, kemudian bertahan di tengah, lalu [Ivan] Rakitic pergi ke kanan dan membiarkannya bertahan di tengah. Itu sangat sulit."
"Manchester United di laga pertama, secara zona mereka menduduki area tersebut dengan sangat baik. Tapi saya pikir di laga ini mereka memulai dengan perspektif yang berbeda."
"Di depan barisan pertahanan hanya ada Fred. Itu area di mana Messi datang mencari bola dan ketika mendapat bola.. satu, satu, satu... Anda tewas."
"Itulah mengapa saya tidak suka sistem penjagaan satu lawan satu menghadapi Messi. Messi adalah pagar, Anda harus membuat pagarnya."
"Tapi Barcelona adalah Barcelona, mereka memiliki deretan pemain yang lebih baik ketimbang Manchester United dan saya pikir wajar mereka menang," tukasnya.
Getty



