Real Madrid berhasil membantai Al Ain dengan skor telak 4-1, dalam final Piala Dunia Antarklub 2018 di Uni Emirat Arab, Sabtu (22/12) malam WIB.
Hasil tersebut memastikan Madrid raih hat-trick juara Piala Dunia Antarklub atau raihan keempat sepanjang sejarah turnamen. Namun fakta mengejutkan tersaji, karena gelandang muda mereka, Marcos Llorente, yang justru dipilih sebagai pemain terbaik turnamen.
Pemain berusia 23 tahun itu dipilih berkat performa elegannya di babak semi-final dan final. Bahkan di partai final, Llorente sukses mencetak satu dari empat gol kemenangan Los Galacticos.
GettyMenyambut predikat tersebut, Llorente mengaku sangat bahagia. Dia mengungkap bahwa kerja keras jadi kunci di balik kepahlawanannya dan menegaskan dirinya masih belum puas.
“Ketika semua berjalan seperti ini, kami harus merasa bahagia. Kami tidak selalu bisa menang di final dan secara pribadi tidak selalu mencetak gol. Dengan mencetak gol dan membantu tim meraih gelar juara, itu adalah sesuatu yang maksimal dan saya sangat bahagia," ungkap Llorente di laman resmi Madrid.
"Kami ingin mencatat rekor sebanyak mungkin di Piala Dunia Antar Klub. Ini adalah satu penghargaan bagi semua tim atas kerja keras yang sudah kami lakukan," lanjutnya.
“Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam sepakbola, semuanya bisa terjadi. Karena itu kami semua harus terus bekerja keras, tidak lengah, dan saat ada peluang datang kami wajib memanfaatkanya dengan baik," pungkasnya bijak.
Musim ini Llorente baru mengoleksi sepuluh pertandingan di semua ajang untuk Madrid, dengan sumbangsih satu gol.
Getty, Goal



