"Voucher gol Simic takkan pernah habis!" begitu selentingan banyak pembaca Goal Indonesia terhadap dahsyatnya performa Marko Simic di Piala AFC 2018 lalu.
Kritik tajam sekonyong-konyong menyerang Simic akhir pekan lalu tatkala dirinya tampil buruk dalam kekalahan 3-1 Persija Jakarta di Medan. Bukan hanya gagal mencetak gol yang jadi tugas utamanya, penyerang 30 tahun itu justru torehkan gol bunuh diri pertamanya di Indonesia.
Namun voucher gol Simic memang seperti takkan habis. Empat hari berselang pemain asal Kroasia itu secara spektakuler gelontorkan quat-trick dalam kemenangan besar atasJohor Darul Takzim (JDT) 4-0 di Piala AFC.
Goal/PersijaPadahal semua orang tahu JDT bukan lawan sembarangan. Mereka adalah kampiun Liga Super Malaysia empat musim beruntun dan mantan juara Piala AFC 2015. Pada pertemuan pertama di Negeri Jiran, Persija bahkan dihajar 3-0.
Namun kala itu Simic tidak dimainkan dan ketika diturunkan dalam pertemuan kedua, dia benar-benar jadi pembeda. Hanya dalam kurun waktu 19 menit, hat-trick ditorehkannya. Semuanya lewat satu sentuhan menyambut umpan rekan-rekannya, dua dengan kepala dan satu melalui sontekan kencang.
Persija yang unggul jauh 3-0 ketika turun minum, kemudian menurunkan tempo permainannya di babak kedua. Suplai bola pada Simic pun jadi berkurang, tapi itu bukan penghalangnya untuk kembali mencetak gol. Tiga menit sebelum duel usai, lewat titik putih dia resmi jadi pemain pertama yang torehkan quat-trick dalam sejarah Piala AFC!
Macan Kemayoran menang telak 4-0 dan hanya butuh sebiji poin lagi untuk pastikan kelolosan ke babak gugur. Simic tak pelak dibanjiri pujian dan penghargaan, di antaranya team of the week Piala AFC dan jadi pemain terbaik Asia pilihan redaksi Goal Indonesia.
Hari ini (13/4) melalui polling yang diadakan kemarin (12/4), pembaca Goal Indonesia menambah satu lagi penghargaan buat Simic sebagai pemain terbaik Indonesia pekan ini. Dia meraih keunggulan telak dengan 65 persen suara, mengungguli Suhandi dengan 23 persen, dan Shohei Matsunaga yang cuma raih 12 persen suara.
Ini merupakan kali keempat Simic memenangkan penghargaan pemain terbaik Indonesia, dari total delapan edisi sepanjang 2018. Jika voucher gol-nya tak kunjung habis, entah bakal berapa kali lagi Super Simic kembali keluar sebagai pemenang.


