Harry Kane, penyerang Bayern Munich dan tim nasional Inggris, mengungkapkan antusiasme besarnya terhadap kemungkinan meraih penghargaan "Ballon d'Or" tahun ini, seraya menegaskan bahwa meraih penghargaan individu tertinggi di dunia sepakbola akan menjadi kehormatan luar biasa baginya, setelah level permainan istimewa yang ia tampilkan sepanjang musim lalu.
Penghargaan bergengsi untuk pemain terbaik dunia ini dijadwalkan akan diserahkan pada 26 Oktober mendatang di ibu kota Inggris, London, sebagai penghormatan atas pencapaian dan penampilan individu paling menonjol selama musim (2025-2026); sebuah musim yang menjadi saksi ketajaman mencolok Kane setelah ia berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 73 gol bersama klub dan tim nasional Inggris.
Berbicara tentang pencalonannya untuk penghargaan ini, Kane mengatakan sebagaimana dikutip situs ESPN: "Saya merasa sangat bangga dengan penampilan dan level yang saya tampilkan sepanjang tahun lalu; Ballon d'Or adalah lencana individu tertinggi yang bisa diimpikan seorang pemain."
Ia menambahkan: "Saya tahu saya menjalani musim yang luar biasa, tetapi fokus saya saat ini seperti biasa tertuju pada musim baru. Penghargaan itu bukan di tangan saya; saya sudah memberikan segala kemampuan saya di dalam lapangan, dan sekarang semuanya bergantung pada suara para pemilih dan awak media, yang merupakan hal-hal di luar kendali saya, dan kita akan lihat hasil akhirnya."
Penyerang Inggris itu melanjutkan penjelasannya: "Tentu saja meraih penghargaan ini akan menjadi pencapaian yang menakjubkan, tetapi masih tersisa sekitar dua atau tiga bulan sebelum keputusan ditetapkan, jadi penghargaan ini tidak sepenuhnya memenuhi pikiran saya untuk saat ini."
Kane sebelumnya membawa Bayern Munich meraih gelar Liga Jerman dan Piala Jerman selama musim lalu, di samping mencapai semifinal Liga Champions Eropa sebelum tersingkir menghadapi Paris Saint-Germain yang kemudian menjadi juara.
Di kancah internasional, Kane mencetak 12 gol untuk tim nasional negaranya, di antaranya gol-gol di Piala Dunia yang mengakhiri perjalanan Inggris di babak semifinal di tangan tim nasional Argentina.
Perlu diingat bahwa Ballon d'Or pernah jatuh ke tangan pemain-pemain Inggris dalam enam kesempatan sebelumnya, melalui Stanley Matthews (1956), Bobby Charlton (1966), Kevin Keegan (1978 dan 1979), dan yang terbaru Michael Owen pada tahun 2001. Sementara pemain Prancis Ousmane Dembele, winger Paris Saint-Germain, menyandang gelar penghargaan tersebut pada edisi terakhirnya.


