Kartu merah Cristiano Ronaldo dalam kemenangan Juventus atas Valencia lewat skor 2-0, pada matchday perdana Grup H Liga Champions, menghadirkan begitu banyak reaksi.
Terutama dari rekan seklubnya yang tidak bisa menerima, lantaran Ronaldo dituduh atas hal yang dinilai mereka tidak dilakukannya. Ya, dalam sebuah inisiden pemain terbaik dunia lima kali itu dianggap menjambak rambut bek Valencia, Jeison Murillo.
Reaksi keras pun diberikan Emre Can dalam video yang dirilis DAZN, dengan menyebut bahwa Ronaldo sejatinya hanya menyentuh kepala Murillo. Dia lantas membuat pernyataan yang menjurus bahwa pelanggaran macam itu lebih cocok buat wanita.
Getty Images"Saya mendengar bahwa Ronaldo menarik rambutnya [Murillo]. Kami bukan wanita, kami bermain sepakbola. Jika itu kartu merah, Anda akan langsung dikeluarkan setiap kali lakukan pelanggaran. Saya tegaskan 100 persen itu bukan kartu merah," tutur Can.
Publik lantas bereaksi keras atas pernyataan tersebut, yang dipandang telah mendiskrimnasi wanita. Menyadari perkataannya salah, Can pun langsung menyampaikan permintaan maaf.
"Saya ingin meluangkan waktu untuk merespons komentar yang saya buat setelah pertandingan semalam [kontra Valencia]. Tanggapan saya setelah melihat rekaman video wawancara soal Cristiano, sepertinya telah menyebabkan keributan," cuit Can di akun Twitter resminya.
"Saya ingin menyatakan bahwa komentar yang saya buat tidak pernah terfokus pada dan atau dimaksudkan untuk merendahkan wanita, sepakbola wanita atau kesetaraan dalam bentuk apa pun. Semua orang yang mengenal saya tahu bagaimana rasa hormat saya terhadap wanita, kesetaraan dan rasa respek.
"Niat saya adalah melakukan pembelaan terhadap rekan setim saya tentang keputusan salah yang bisa mempengaruhi permainan kami. Saya dengan tulus meminta maaf jika ada komentar saya yang telah menyebabkan segala keributan," sesalnya.
Getty




