Thiago Silva hanya bisa meminta maaf kepada suporter Paris Saint-Germain setelah timnya disingkirkan Manchester United secara dramatis di babak 16 besar Liga Champions.
PSG, yang sempat mengungguli Setan Merah dengan skor 2-0 di Old Trafford pada Februari kemarin, justru dibuat tidak berdaya ketika menjamu tim arahan Ole Gunnar Solskjaer tersebut yang sejatinya kehilangan sepuluh pemain senior.
Di leg kedua yang digelar di Parc des Princes, Kamis (7/3) dini hari WIB tadi, tim tamu mencatatkan kemenangan 3-1 untuk sekaligus menyegel kelolosan ke babak delapan besar dan Silva pun menyayangkan hasil semalam.

“Ini sulit untuk berkata-kata. Sungguh disayangkan,” kata Silva kepada laman resmi UEFA.
“Kami bermain sangat baik di sana [Old Trafford], namun kami tidak mampu melakukan hal-hal yang kami bicarakan sebelum laga ini digelar.
“Kami sejatinya tengah dalam laju bagus namun berakhir di sini. Inilah sepakbola. Hari ini tidak berhasil. Saya meminta maaf kepada suporter.”
Di partai semalam, United membuka keunggulan cepat lewat kaki Romelu Lukaku di menit kedua, sebelum Juan Bernat menyamakannya sepuluh menit berselang.
Lukaku kemudian membuat timnya kembali unggul di setengah jam permainan memanfaatkan blunder Gianluigi Buffon yang gagal menangkap sempurna tendangan Marcus Rashford, yang di partai ini lantas menjadi pahlawan kemenangan berkat penaltinya di menit ke-94.
Dengan ini, Ole mencatatkan sejarah baru karena mengantar United merangkum sembilan kemenangan beruntun di markas lawan di semua kompetisi.
Getty




