OLEH ADHE MAKAYASAIkuti di twitter
Brendan Rodgers mengaku bahagia di Celtic meski namanya kini santer dikaitkan dengan kepulangan ke Liga Primer Inggris.
Rodgers tercatat pernah menangani Swansea City dan Liverpool saat masih berkiprah sebagai manajer di Liga Primer, dengan ia bahkan nyaris membawa The Reds menjadi juara meski akhirnya harus puas finis di urutan kedua pada musim 2013/14 silam.
Di klubnya yang sekarang, Rodgers memiliki catatan impresif karena sempat membawa pasukannya mencatatkan 69 laga tanpa terkalahkan secara beruntun dan kesuksesan tersebut membuatnya dikaitkan dengan kepulangan ke Inggris.
Menanggapi itu, manajer berusia 45 tahun tersebut mengatakan: “Jika Anda bahagia, itulah yang terpenting,” ujarnya kepada Daily Mail. “Jumlah uangnya tidak relevan. Anda bisa memiliki jumlah uang yang besar di rekening setiap bulan namun jika Anda tidak bahagia dan Anda tidak menemukan kedamaian terhadap apa yang Anda lakukan, itu tidak berguna.
“Saya mencintai Liga Primer, kualitas pemainnya, kualitas pelatihnya. Di sana ada tantangan yang hebat. Namun di sana juga ada tekanan yang sangat luar biasa.
“Saya datang ke sini [Celtic] karena diminta oleh pemegang saham terbesar, Dermot Desmond, untuk menjadi arsitek klub ini. Saya tidak perlu mengontrol semuanya karena sangat sulit untuk melakukan itu di pertandingan modern. Saya tidak memerlukannya,” imbuh Rodgers.
Di Celtic sendiri, Rodgers masih terikat kontrak hingga Mei 2021.




