AFP
AFPPersiapan Paris Saint-Germain untuk laga penting Ligue 1 melawan Lille berantakan pada Rabu ketika kiper Matvey Safonov kolaps saat pemanasan sebelum pertandingan. Insiden itu terjadi ketika susunan pemain inti sedang menjalani persiapan akhir mereka di lapangan, yang memicu kekhawatiran besar dari staf pelatih dan para suporter.
Laporan awal dari stadion mengindikasikan bahwa kolaps tersebut bukan kejadian medis spontan, melainkan akibat benturan fisik. Menurut laporan dari Foot Mercato, kiper asal Rusia itu bertabrakan dengan pelatih kipernya saat menjalani latihan rutin.
AFPInsiden itu digambarkan sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan oleh para saksi di lokasi, karena Safonov tidak langsung bisa berdiri kembali. Rekaman di media sosial dan kesaksian para saksi mata menyoroti ketegangan yang terasa saat skuad PSG menyaksikan kejadian tersebut.
Salah satu pengamat mencatat betapa seriusnya situasi itu, dengan menyatakan kerasnya benturan yang diterima Matvey Safonov saat pemanasan prapertandingan PSG sambil mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi pemain tersebut sesaat setelah insiden.
Meski insiden jatuhnya itu menakutkan, tim medis tidak langsung mencoretnya dari pertandingan tersebut. Mereka terus memantau kondisinya di ruang ganti untuk menentukan apakah ia mengalami gegar otak atau cedera lain yang akan mencegahnya tampil.
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Saat staf medis menangani Safonov, staf teknis PSG harus bergerak cepat untuk bersiap menghadapi kemungkinan perubahan susunan pemain. Luis Enrique dan para asistennya terlihat mendiskusikan situasi tersebut di tepi lapangan ketika kick-off pertandingan semakin dekat. Ketidakpastian seputar kondisi Safonov membuat para kiper cadangan harus mempercepat persiapan mereka sendiri.
Dampak dari cedera itu terasa sepanjang sesi pemanasan, ketika para pemain lain terlihat melirik ke area medis. Kiper lain, seperti Lucas Chevalier, meningkatkan rutinitas pemanasan mereka untuk memastikan kesiapan turun ke lapangan jika Safonov dinyatakan tidak fit untuk bermain. Namun, kekhawatiran itu pada akhirnya sirna, karena Safonov pulih tepat waktu dan memulai pertandingan seperti biasa.