Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Sporting Clube de Portugal v Arsenal FC - UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First LegGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

'Seperti film horor' - Cedera terbaru Martin Odegaard di Arsenal memicu kekhawatiran serius

  • Masalah kebugaran baru bagi kapten The Gunners

    Odegaard telah menjalani musim yang penuh pasang surut akibat masalah cedera, setelah absen selama 121 hari dan melewatkan 23 pertandingan bersama The Gunners musim ini. Setelah absen beberapa waktu akibat cedera yang dialaminya pada Februari lalu dalam derby London Utara melawan Tottenham, ia baru saja kembali ke skuad, tampil melawan Southampton di Piala FA sebelum menjadi starter di Lisbon. Namun, pemain berusia 27 tahun itu terjatuh pada menit ke-70 saat melawan Sporting dan membutuhkan perawatan medis sebelum diganti. Meskipun Kai Havertz masuk menggantikannya dan mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90, pemandangan Odegaard yang memegangi kakinya telah memicu kepanikan besar di tanah airnya.

  • Iklan
  • Sporting Clube de Portugal v Arsenal FC - UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First LegGetty Images Sport

    Gambar-gambar 'film horor' memicu kekhawatiran

    Mantan bek Norwegia Jesper Mathisen, dalam wawancaranya dengan TV2, mengungkapkan kekhawatirannya setelah menyaksikan siaran tersebut, sambil memikirkan kampanye Piala Dunia negaranya yang akan datang. "Itu gambar-gambar yang menakutkan. Seperti menonton film horor. Sebuah mimpi buruk. Dia tidak duduk begitu saja tanpa alasan. Ini akan menjadi kerugian besar bagi Arsenal dan Norwegia jika dia harus absen lagi karena cedera," jelas Mathisen.

    Meskipun awalnya merasa khawatir, ada secercah harapan ketika Odegaard kemudian terlihat merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah peluit akhir dibunyikan. Namun demikian, dengan lima cedera terpisah yang tercatat musim ini, masalah kebugaran yang berulang menjadi isu penting bagi tim asuhan Mikel Arteta saat mereka mengejar kejayaan di kompetisi Eropa dan domestik.

  • Meningkatnya kekhawatiran terkait 'keausan'

    Kurangnya konsistensi Odegaard membuat beberapa pengamat bertanya-tanya apakah pemain berusia 27 tahun itu mulai kewalahan menghadapi tuntutan fisik dari karier yang dimulai di level profesional saat usianya baru 15 tahun.

    Mantan pemain internasional Norwegia, Kjetil Rekdal, termasuk di antara mereka yang percaya bahwa awal karier gelandang tersebut di sepak bola senior mungkin menjadi faktor penyebabnya. "Tentu saja ini mengkhawatirkan," katanya, seperti dilansir SportWitness. "Ini bisa berarti bahwa kelelahan mulai berdampak pada tubuhnya. Mungkin kariernya tidak akan berlangsung lama saat ia berusia 30-an ke atas, seperti pemain lain yang memulai sepak bola senior lebih lambat. Ini bisa jadi nasib buruk, tapi ia sudah sering absen belakangan ini. Seorang pemain yang cedera tidak bisa memberikan kontribusi apa pun. Yang terpenting adalah ia bisa berlatih dengan baik sebelum kembali bermain." 

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-WC-2026-EUR-QUALIFIER-NOR-MDAAFP

    Apa yang akan terjadi selanjutnya?

    Meskipun tim menunjukkan ketangguhan dengan meraih kemenangan di Portugal, absennya sang kapten dalam waktu yang cukup lama akan memaksa Arsenal untuk meninjau kembali strategi mereka menjelang laga-laga Liga Premier mendatang dan leg kedua Liga Champions yang sangat penting di Emirates. Masih harus dilihat apakah Odegaard akan pulih tepat waktu untuk pertandingan The Gunners melawan Bournemouth pada hari Sabtu.