Barcelona kehilangan kesempatan unggul enam poin dari Real Madrid setelah ditahan Real Betis 1-1, Minggu (6/4) dini hari WIB. Setelah peluit panjang dibunyikan, Raphinha terlihat marah-marah dan mengklaim bahwa asisten wasit menyuruhnya "tutup mulut". Winger Brasil itu sampai harus ditahan oleh sang manajer, Hansi Flick, sebelum Marc-Andre ter Stegen yang belum sepenuhnya pulih dari cedera menghampirinya tetapi didorong pergi.
Iklan
VIDEO RAPHINHA DORONG TER STEGEN
SITUASINYA
Raphinha, yang diistirahatkan di bangku cadangan, baru saja kembali dari jeda internasional yang sulit bersama Brasil. Dia menjadi target ejekan penggemar setelah Tim Samba dipermalukan Argentina 4-1, dan harus ditahan oleh rekan setimnya agar tak mengamuk. Barcelona bakal berharap Raphinha, yang menjadi salah satu kandidat terkuat peraih Ballon d'Or 2025, dapat kembali ke perform terbaiknya menjelang laga perempat-final Liga Champions melawan Borussia Dortmund, Kamis (10/4) dini hari WIB.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Barcelona unggul empat poin dari Real Madrid dalam perburuan gelar La Liga tetapi bakal menyesali hilangnya kesempatan memperlebar keunggulan mereka. Kendati demikian, Blaugrana akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk meraih treble musim ini dengan menyapu bersih La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey. Jika berhasil, Raphinha mungkin akan benar-benar menjadi peraih Ballon d'Or.