Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
FBL-ITA-SERIEA-AC MILAN-GENOAAFP

Diterjemahkan oleh

Putra Zlatan Ibrahimovic bergabung dengan klub Belanda setelah masa peminjamannya di Ajax berakhir

  • Kepindahan permanen ke Eredivisie telah dikonfirmasi

    Maximilian, putra sulung striker legendaris Swedia Zlatan Ibrahimovic, telah resmi menyelesaikan transfer permanen dari AC Milan ke klub Belanda AZ Alkmaar. Pemain sayap berusia 19 tahun itu menjadi sorotan spekulasi transfer yang intens setelah ia tidak terlihat hadir dalam pemusatan latihan pramusim Milan Futuro. Klub raksasa Italia tersebut memilih untuk tidak memasukkan pemain muda ini ke dalam persiapan mereka agar negosiasi mengenai masa depannya dapat mencapai kesepakatan, yang menandai berakhirnya masa baktinya di San Siro.

    Kepindahan ini menandai kembalinya penyerang menjanjikan tersebut ke Belanda, yang baru-baru ini menjalani masa peminjaman bersama Jong Ajax, tim cadangan klub raksasa Amsterdam tempat ayahnya pertama kali menembus kancah internasional. AZ bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya secara permanen, memandang pemain timnas muda Swedia ini sebagai tambahan berpotensi tinggi bagi jajaran pemain muda mereka.


  • Iklan
  • FBL-ITA-SERIEA-AC MILAN-ATALANTAAFP

    Pernyataan resmi AZ Alkmaar

    Setelah kesepakatan itu disepakati, klub asal Belanda tersebut mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan rencana jangka pendek untuk pemain baru mereka. Pernyataan tersebut berbunyi: "Maximilian Ibrahimovic akan memiliki kesempatan untuk pulih dari cedera ringan dan kemudian bergabung dengan Jong AZ. Belum diketahui kapan penyerang berusia 19 tahun ini akan kembali ke lapangan. Begitu ia kembali, ia akan memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan perkembangannya, dengan keyakinan bahwa ia, seiring berjalannya waktu, dapat menjadi aset bagi klub."

    Kepindahannya ke AZ terjadi setelah masa-masa yang sudah tidak asing lagi, namun penuh tantangan, di Belanda. Pada 14 Januari 2026, ia bergabung dengan raksasa Belanda Ajax melalui kesepakatan pinjaman selama enam bulan, dengan klub Eredivisie tersebut memiliki opsi pembelian permanen senilai sekitar €3,5 juta. Meskipun awalnya ia bergabung dengan tim cadangan, Jong Ajax, masa baktinya di Amsterdam ternyata sangat mengecewakan. Didera cedera yang terus-menerus sepanjang sebagian besar musim, kontribusinya di lapangan sangat terbatas, sehingga ia hanya tampil empat kali untuk klub tersebut sebelum memulai babak baru bersama AZ.

  • Milan mengucapkan selamat tinggal kepada Ibrahimovic junior

    AC Milan juga mengonfirmasi hengkangnya pemain sayap muda tersebut melalui saluran resmi mereka sendiri, yang menandai berakhirnya hubungannya dengan Rossoneri. Secara khusus, pihak Rossoneri menyatakan: "AC Milan dapat mengonfirmasi bahwa Maximilian Zlatan Seger Ibrahimović telah bergabung dengan Alkmaar Zaanstreek secara permanen. Klub mengucapkan yang terbaik bagi Maximilian untuk kelanjutan kariernya."

    Kisah Ibrahimović bersama AC Milan telah berakhir, setelah dimulai dengan kepindahannya ke akademi muda Rossoneri pada tahun 2022. Ia sempat berlatih bersama tim utama Milan pada Februari 2023 dalam sesi latihan yang dihadiri oleh ayahnya, yang saat itu sedang dalam masa pemulihan dari cedera. Pemain sayap muda tersebut kemudian melakukan debut profesionalnya pada 12 Januari 2025, mewakili tim cadangan Milan Futuro di Serie C, di mana ia memberikan assist untuk satu-satunya gol timnya dalam kekalahan kandang 5–1 melawan Torres. Perjalanannya yang singkat bersama raksasa Italia itu mencapai puncaknya pada 18 Desember 2025, ketika ia menerima pemanggilan pertamanya dan satu-satunya ke skuad senior untuk pertandingan Supercoppa Italiana 2025–26 melawan Napoli, namun tetap menjadi pemain cadangan yang tidak diturunkan dalam kekalahan 2–0 tersebut.


  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FOOT-EUR-C1-AMSTERDAM-LYONAFP

    Melihat masa depan sang pemain sayap muda

    Lahir pada tahun 2006, Maximilian bermain terutama sebagai sayap penyerang, menghadirkan profil taktis yang berbeda di lapangan dibandingkan gaya “target-man” ikonik ayahnya. Pengalamannya bersama Jong Ajax telah memberinya gambaran tentang budaya sepak bola Belanda, yang sangat menekankan pada keahlian teknis dan kecerdasan posisi. Dengan babak baru ini, ia berharap dapat mengikuti jejak ayahnya, yang meninggalkan warisan besar di Eredivisie selama masa baktinya bersama Ajax, dengan meraih gelar juara liga dua kali dan Piala KNVB satu kali.