Situasi antara Al Ahli dan Al Ittihad tampak sangat mirip dalam beberapa hal sepanjang musim ini, sebab kedua klub asal Jeddah tersebut memasuki fase baru yang berlandaskan peremajaan skuad, perubahan sejumlah pemain, dan kehadiran pelatih yang berbeda.
Namun proyek-proyek baru ini berhadapan dengan sebuah faktor yang tampaknya lebih sulit ketimbang lawan mana pun di atas lapangan: hilangnya kesabaran dari para suporter dan media, serta keinginan untuk melihat hasil secara cepat.
Di saat kedua kutub Jeddah mengalami sejumlah kebingungan, Al Hilal dan Al Nassr terus tampil dengan penampilan yang lebih stabil.
Al Hilal telah berhasil menjatuhkan Al Ahli dengan skor telak 3-0, yang setelahnya bermula gelombang kritik keras di internal "Al Raqi" hingga menjangkau manajemen, staf teknis, dan sejumlah pemain, sementara hubungan dengan direktur olahraga berakhir di tengah upaya menata ulang proyek dari awal.
Di sisi lain, Al Ittihad memasuki laga tersulit sepanjang musim ini sejauh ini, ketika menghadapi Al Nassr, malam ini Sabtu, dalam pekan ke-5 Liga Roshn.







