Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
بيرجوين ورونالدو وتونيkooora

Diterjemahkan oleh

Proyek baru dan kesabaran yang hilang: kepahitan Al Ahli mengancam Al Ittihad menghadapi Al Nassr

Situasi antara Al Ahli dan Al Ittihad tampak sangat mirip dalam beberapa hal sepanjang musim ini, sebab kedua klub asal Jeddah tersebut memasuki fase baru yang berlandaskan peremajaan skuad, perubahan sejumlah pemain, dan kehadiran pelatih yang berbeda.

Namun proyek-proyek baru ini berhadapan dengan sebuah faktor yang tampaknya lebih sulit ketimbang lawan mana pun di atas lapangan: hilangnya kesabaran dari para suporter dan media, serta keinginan untuk melihat hasil secara cepat.

Di saat kedua kutub Jeddah mengalami sejumlah kebingungan, Al Hilal dan Al Nassr terus tampil dengan penampilan yang lebih stabil. 

Al Hilal telah berhasil menjatuhkan Al Ahli dengan skor telak 3-0, yang setelahnya bermula gelombang kritik keras di internal "Al Raqi" hingga menjangkau manajemen, staf teknis, dan sejumlah pemain, sementara hubungan dengan direktur olahraga berakhir di tengah upaya menata ulang proyek dari awal.

Di sisi lain, Al Ittihad memasuki laga tersulit sepanjang musim ini sejauh ini, ketika menghadapi Al Nassr, malam ini Sabtu, dalam pekan ke-5 Liga Roshn.

  • Al Hilal v Al Ahli - Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Al Ahli membayar harganya, dan Al Ittihad menghadapi skenario yang sama

    Apa yang menimpa Al-Ahli bisa menjadi pelajaran pahit bagi Al-Ittihad menjelang laga melawan Al-Nassr. "Sang Elegan" memasuki musim dengan ambisi besar, tetapi kekalahan dari Al-Hilal mengungkap sejumlah masalah yang tidak hanya berkaitan dengan hasil semata, melainkan juga dengan wajah tim, identitasnya, serta sejauh mana kesiapan para pemainnya untuk bersaing, sehingga tuntutan untuk melakukan perubahan di dalam sistem pun kian meningkat.

    Namun masalah yang lebih besar adalah bahwa semua itu terjadi pada waktu yang sangat dini, karena proyek-proyek baru biasanya membutuhkan rentang waktu agar karakternya terbentuk, sementara para suporter tampak kurang bersedia menunggu ketika mereka melihat para pesaing melangkah dengan mantap.

    Baca juga: Analisis: Roket-roket Al-Nassr bisa menyengat Al-Ittihad di titik kekuatannya!

    Dan di sinilah Al-Ittihad berdiri menghadapi ujian tersulit; tim tengah melewati fase yang hampir sama dalam proses pembangunan kembali, disertai staf pelatih baru dan nama-nama baru, tetapi laga melawan Al-Nassr datang pada waktu yang tidak memberi ruang untuk satu kekalahan lagi, sebab setiap kegagalan bisa memicu skenario yang sama seperti yang dialami Al-Ahli.

  • Iklan
  • Al Nassr vs Al Taawoun: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Al Nassr Tak Beri Al Ittihad Kesempatan untuk Kabur

    Al Nassr memasuki laga klasik dengan situasi yang sama sekali berbeda; tim ini melangkah dengan mantap, memiliki nilai sempurna, berupaya mempertahankan gelarnya, dan yang terpenting kini mereka sudah sangat memahami cara memanfaatkan kesalahan para pesaing serta menambah tekanan atas mereka.

    Karena itu, kemenangan Al Nassr atas Al Ittihad tidak akan sekadar menjadi tiga poin tambahan, melainkan pukulan ganda; Al Nassr akan melanjutkan pengejaran terhadap Al Hilal di puncak Liga Roshn, dan pada saat yang sama akan mendorong Al Ittihad masuk ke pusaran kritik yang memang sudah mulai mengejar Al Ahli.

    Masalahnya, Al Ittihad tidak hanya menghadapi tim yang kuat dari segi teknis, tetapi juga menghadapi tekanan perbandingan. Setiap kali Al Nassr dan Al Hilal menang, setiap kesalahan Al Ittihad dan Al Ahli menjadi semakin kentara, dan setiap hasil negatif berubah menjadi pertanyaan tentang manfaat proyek serta seberapa tepat keputusan-keputusan yang diambil sebelum musim dimulai.

  • Al Ittihad v Al Hazem: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

    Al-Ittihad menghadapi ujian pembuktian proyek

    Sebaliknya, laga menghadapi Al Nassr bisa menjadi peluang ideal bagi Al Ittihad untuk membalikkan keadaan sepenuhnya. Kemenangan dalam Klasik ini akan memberikan lebih dari sekadar tiga poin bagi "Sang Doyen"; kemenangan itu akan memberi mereka kepercayaan diri, sekaligus menegaskan bahwa proyek baru ini mampu menghadapi tim-tim besar bahkan sebelum mencapai tahap stabilitas penuh.

    Selain itu, kemenangan tersebut untuk sementara bisa menghentikan gelombang keraguan yang mulai muncul seputar tim dan sejumlah pejabatnya, serta memberikan ruang lebih besar bagi tim pelatih untuk bekerja jauh dari tekanan harian, karena para suporter biasanya menjadi lebih sabar ketika melihat hasil positif dalam pertandingan-pertandingan besar.

    Adapun kekalahan akan menjadi hal yang sama sekali berbeda. Al Ittihad bisa mendapati diri mereka menghadapi gelombang kritik yang lebih keras, dan bersamaan dengan itu mungkin muncul tuntutan untuk mengganti sejumlah nama di jajaran manajemen dan tim pelatih, terlebih karena para suporter sudah mulai mempertanyakan sejumlah keputusan.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • El Clasico yang bisa menentukan bentuk fase berikutnya

    Oleh karena itu, laga Al-Ittihad kontra Al-Nassr pada Sabtu malam ini mengandung arti yang lebih besar daripada sekadar pertemuan antara dua tim besar. Al-Nassr ingin melanjutkan pertahanan gelarnya dan memperketat jarak dengan Al-Hilal, sementara Al-Ittihad berusaha membuktikan bahwa proyek barunya tidak membutuhkan bertahun-tahun untuk terlihat hasilnya, dan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi mampu menciptakan tim yang bersaing mulai dari sekarang.

    Kemenangan Al-Nassr bisa membuat Al-Ittihad merasakan "kepahitan Al-Ahli" yang sama: kekalahan besar, tekanan dari suporter, dan keraguan yang kian meningkat terhadap proyek tersebut. Sementara kemenangan Al-Ittihad akan memberikannya kesempatan untuk menjawab semua pertanyaan ini sekaligus.

    Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

    Dengan demikian, El Clasico ini bisa jadi merupakan ujian nyata pertama bagi kesabaran suporter Al-Ittihad, namun pada saat yang sama ia juga bisa menjadi jalan tercepat untuk meraih kesabaran itu. Entah Al-Nassr menegaskan bahwa kedua kutub Riyadh berada di jalur yang berbeda, atau Al-Ittihad membuktikan bahwa proyek barunya mampu membalikkan keadaan hanya dari satu pertandingan.