Mengingat prestasinya yang begitu mentereng, seorang Guardiola memiliki standar yang tinggi. Tetapi musim ini, ia mengalami berbagai rekor tak diinginkan. Selain mencatatkan eliminasi UCL paling dini, kekalahan Man City di tangan Real Madrid menandakan kekalahan ke-13 Guardiola musim ini, terbanyak sepanjang kariernya.
Semenjak menjabat pada 2016, manajer 54 tahun itu menegakkan dominasi The Citizens di berbagai kancah. Mereka menjuarai enam gelar Liga Primer Inggris, sekaligus memenangkan Liga Champions pertama sepanjang sejarah Man City pada 2023. Namun, musim 2024/25 jauh dari kata mulus buat Pep. Badai cedera membuat tim asuhannya terseok-seok di kancah domestik, sehingga tertinggal dalam pacuan gelar Premier League. Kini, ambisi mereka di Eropa juga tamat lebih cepat.