- Messi menghabiskan dua tahun di PSG
- Hengkang pada 2023 saat kontraknya habis
- Mbappe menyayangkan perlakuan klub pada Messi
Getty
GettyArticle continues below
Article continues below
Article continues below
Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada Barcelona dengan berlinang air mata, pemenang Ballon d'Or delapan kali itu mendarat di ibu kota Prancis untuk membimbing Paris ke puncak sepakbola Eropa - Liga Champions. Namun, setelah dua kali gagal juara, sebagian dari basis penggemar melontarkan kebencian kepada superstar Argentina tersebut dengan berkumpul di luar markas klub untuk menyampaikan keluhan mereka. Segalanya menjadi lebih buruk ketika mereka mengetahui bahwa Messi tidak akan memperpanjang kontraknya dan malah akan pergi untuk mengejar impian lain di Amerika Serikat bersama klub MLS, Inter Miami.
Mbappe secara reguler bekerja sama dengan Messi dan sering mendapat manfaat dari kemampuan penyerang tersebut dalam memberikan umpan sempurna di sepertiga akhir lapangan. Mengenang masa-masanya bersama pemenang Piala Dunia 2022, Mbappe mengatakan kepada Amazon Prime Sport: "Messi pantas mendapatkan semua rasa hormat dan sebenarnya di Prancis, dia tidak menerima rasa hormat yang pantas diterimanya."
Getty ImagesMbappe dan Messi membimbing Paris Saint-Germain meraih dua gelar liga dan satu Coupe de France selama dua tahun mereka berbagi lapangan di Parc des Princes. Namun, tersingkirnya klub di babak 16 besar Liga Champions dianggap sebagai kegagalan besar yang membuat para penggemar mencemooh Messi dalam beberapa bulan terakhirnya di Paris.
(C)Getty ImagesMbappe menjadi pencetak gol, bersama dengan Lee Kang-in, untuk membawa PSG meraih Trofi Champions Prancis melawan Toulouse pada Kamis (4/1) kemarin. Dia sekarang diperkirakan akan kembali beraksi melawan Revel di Piala Prancis pada Senin (8/1) dini hari WIB.