"Itu Blunder" - Manchester City Ciptakan Petaka Sendiri Dengan Menjual Julian Alvarez & Tak Cari Penggantinya
Membiarkan Alvarez jatuh ke pangkuan Atletico dinilai jadi langkah blunder yang diambil Guardiola.
Man City lepas Alvarez adalah masalah serius
Alvarez dijual ke Atletico dengan kesepakatan besar
The Citizens tak cari striker baru sebagai suksesor
APA YANG TERJADI?
Menjual Julian Alvarez merupakan kesalahan besar yang dilakukan Manchester City di musim ini. Demikian penilaian dari Paolo Di Canio.
Di mata Di Canio, kini The Citizens memiliki masalah serius di lini depannya seiring minus Alvarez.
Iklan
GAMBARAN BESAR
Seperti diketahui, manajemen Man City melepas Alvarez dengan kesepakatan besar mencapai 90 juta euro ke Atletico di bursa transfer musim panas lalu.
Minus Alvarez di musim ini, ditambah cederanya Rodri, membuat Man City berada dalam kondisi babak belur di musim ini, di mana mereka hanya bisa sekali menang dalam sepuluh pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.
APA YANG DIKATAKAN?
"Menurut saya, masalah serius adalah kesalahan mengevaluasi Julian Alvarez," tutur Di Canio kepada Sky Italia.
"[Alvarez] adalah seseorang yang membantu semua pemain dengan pergerakannya, assist dan gol-gol dia," jelasnya.
"Okelah menjual dia seharga 90 juta euro. Akan tetapi, harus ada penggantinya," tambahnya.
GUARDIOLA SALAH LANGKAH
Memanfaatkan pemain yang tersedia di klub entah dari akademi atau pemain cadangan sebagai suksesor Alvarez, kata Di Canio, adalah sebuah langkah keliru yang diambil manajer Pep Guardiola.
"Sebaliknya, Guardiola memiliki anggapan dengan memanfaatkan pemain dari dalam. Dia tidak memikirkan [merekrut striker baru] dan ini adalah sebuah kesalahan," imbuh Di Canio.