- PSG setop gaji Mbappe sejak Februari
- Utang PSG ke Mbappe menggunung
- Sang megabintang tuntut bekas klubnya lunasi pembayaran
Getty Images
Getty Images Article continues below
Article continues below
Article continues below
Mei kemarin, Kylian Mbappe mengonfirmasi kepergiannya dari PSG setelah tujuh tahun berbakti. Sekitar sebulan kemudian, megabintang Prancis itu resmi diumumkan sebagai pemain Real Madrid.
Kendati demikian, baru-baru ini Mbappe kembali mengontak PSG untuk menuntut bekas klubnya itu melunasi gaji dan bonus yang belum mereka bayarkan sejak Februari. Menurut L'Equipe, totalnya sekitar €100 juta.
Getty/GOALMenurut Info Blast, PSG berhenti membayar gaji dan bonus Mbappe mulai Februari, yakni ketika sang pemain menyampaikan kehendaknya untuk meninggalkan klub kepada presiden PSG Nasser Al-Khelaifi. Les Parisiens percaya bahwa pada musim panas kemarin, mereka mencapai kesepakatan verbal dengan Mbappe untuk merelakan sebagian gajinya. Pihak klub juga ingin Mbappe mengembalikan bonus loyalitas senilai €80 juta yang ia terima pada Bulan Oktober. PSG awalnya yakin Real Madrid akan menebus bonus loyalitas tersebut, tetapi Los Blancos mengaku tidak tahu-menahu soal perjanjian itu dan kini tidak mau membayarnya.
PSG berkata kepada Info Blast: "Sang pemain (Mbappe) berjanji untuk melindungi klub saat ia pergi, pertama dengan menjamin bahwa dia tidak akan pergi secara 'bebas transfer'. Kemudian, jika pada akhirnya pergi secara bebas transfer, dia sepakat untuk tak pergi "secara gratis" (dengan kata lain merelakan hak-hak finansial tertentu)."
Getty/GOALMbappe tengah membela Prancis di Euro 2024, mencetak gol perdananya di Piala Eropa lewat titik penalti ketika Les Bleus ditahan Polandia, Selasa (25/6). Penyerang 25 tahun itu baru akan fokus pada karier klubnya bersama Real Madrid bulan depan.
Sementara itu PSG masih berburu pengganti Mbappe, dan telah dikaitkan dengan berbagai penyerang seperti duo Napoli Khvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen.