Seperti diketahui, ketika De Bruyne merapat ke Manchester City dan Salah berseragam Liverpool, keduanya menjadi legenda di klub masing-masing dengan deretan persembahan gelar prestisius baik di level tim dan individu. Tapi, Mourinho bisa memastikan, bukan dirinya yang melepas keduanya di Chelsea, tapi mereka yang tidak sabaran menunggu momen yang tepat selama bernaung di Stamford Bridge.
"Lalu, tiba saatnya ketika menjadi pemain Chelsea, Anda harus tampil bagus, atau Anda perlu untuk bersabar. Dia [Salah] tidak mau menanti, dia ingin pergi dengan status pemain pinjaman. Lalu Chelsea, di titik tertentu, memutuskan untuk menjualnya. Dia gabung ke Fiorentina dan Roma, dan bukan saya yang memutuskan menjual dia. Saya cuma bilang biarkan dia dipinjamkan jika dia merasa perlu untuk bermain setiap menit, setiap laga," tandas Mourinho.