Getty Images SportJude Bellingham kembali ke starting XI Inggris
Setelah empat laga beruntun Morgan Rogers menjadi pemain inti, Jude Bellingham akhirnya mendapat kesempatan kembali unjuk kualitas ketika timnas Inggris bertandang ke Albania, Senin (17/11) dini hari WIB. Gelandang Real Madrid itu tampil cukup baik ketika The Three Lions menaklukkan tuan rumah 2-0 pada matchday terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, meski bola tak selalu mengalir ke arahnya.
Bellingham diklaim terlihat kecewa ketika ditarik keluar pada menit ke-84 digantikan Rogers. Meski begitu, ia tetap ikut merayakan gol Harry Kane bersama rekan-rekannya. Namun ketika seorang jurnalis mempertanyakan apakah Bellingham kurang “menyatu dengan semangat kolektif tim”, Tuchel menegaskan akan meninjau situasinya sembari menekankan pentingnya keselarasan dalam skuad.
Getty Images SportMeninggalkan kesan buruk
Ketika ditanya soal kemungkinan Bellingham kurang berkomitmen dengan semangat kolektif Inggris, Thomas Tuchel menjawab di konferensi pers pasca-laga: “Itu meninggalkan kesan buruk. Harusnya semua tentang kebersamaan. Apa yang kami bangun di kamp sepenuhnya soal kebersamaan. Saya harus meninjaunya lagi. Saya senang dengan golnya. Saya sempat berbicara sebentar dengan Morgan Rogers dan yakin semua merayakannya bersama-sama. Akan saya lihat lagi. Itu bukan citra yang ingin kami tunjukkan. Kami merasa semua pemain berkomitmen dan mau menerima keputusan sulit, baik sebelum maupun selama pertandingan.”
Soal keputusan mengganti Bellingham, manajer Inggris itu menambahkan: “Dia harus menerimanya, memang harus diterima. Ini tidak perlu dibesar-besarkan. Rogers juga tidak senang ketika dia tidak menjadi starter hari ini karena dia pantas bermain dan selalu ingin bermain. Kami memberi dia sedikit istirahat karena menit bermainnya di klub sangat tinggi dan dia juga tampil untuk kami melawan Serbia."
"Saya lihat Jude Bellingham tidak senang ketika diganti. Saya tidak ingin membesar-besarkan, tapi saya tetap pada memegang prinsip bahwa sikap adalah kunci dan respek kepada rekan satu tim yang masuk. Keputusan sudah dibuat, dan sebagai pemain, ya harus menerimanya.”
Ini bukan kali pertama Tuchel menyoroti tingkah laku Bellingham di lapangan. Juni kemarin, Tuchel sempat menyindir bahwa tindak tanduk gelandang Real Madrid itu dapat mengundang reaksi "jijik", dengan berkata: "Kadang Anda bisa melihat amarahnya, melihat rasa lapar, amarah, dan semangat yang berapi-api, dan itu keluar dengan cara yang mungkin terasa agak menjijikkan—misalnya, untuk ibu saya yang menonton dari depan televisi. Tapi secara umum, kami sangat senang memilikinya. Dia anak yang istimewa."
Bellingham dibela Ancelotti
Menjelang laga-laga Inggris di jeda internasional November ini, Carlo Ancelotti—mantan pelatih Real Madrid yang kini menangani timnas Brasil—sempat membela Bellingham ketika sikap sang pemain dipertanyakan. Dalam siniar The Rest is Football, Ancelotti menilai Bellingham adalah pemain top dan bahkan menyandingkannya dengan legenda Brasil, Kaka.
“Menurut saya, Jude pemain yang fantastis. Kalau harus membandingkan, kita tadi bicara soal Kaka. Dia tipe pemain seperti itu, pemain yang sangat cerdas, fisiknya kuat, dan punya timing untuk menusuk ke kotak penalti,” ujar Ancelotti. “Dia tampil sangat baik. Mungkin sempat bermasalah dengan bahu dan absen dua atau tiga bulan, tapi sekarang dia sudah kembali. Tidak ada tanda tanya. Tapi kenapa kalian harus menaruh tanda tanya pada Bellingham?”
Dia menambahkan, "Tidak, saya tidak pernah punya masalah dengan Jude tentang sikapnya. Dia sangat profesional, sangat serius, bekerja keras dalam latihan, seperti semua pemain Inggris. Dan tidak, tidak ada keluhan."
Getty Images SportSelanjutnya untuk Bellingham & Inggris
Publik kini menunggu apakah isu soal sikap ini hanya dibesar-besarkan media atau akan berdampak pada perannya di tim. Inggris menutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan rekor sempurna, menyapu bersih delapan laga tanpa satu kali pun kebobolan. Kini mereka akan beristirahat sejenak dari agenda internasional sebelum kembali tahun depan. Jadwal uji coba menuju Piala Dunia 2026 juga belum ditetapkan, sehingga peran Bellingham dalam rencana Tuchel masih akan menjadi sorotan.
Iklan