AFPDiterjemahkan oleh
Emmanuel Petit desak bintang PSG mencari klub baru setelah kehilangan posisi starter
Turun dalam urutan pilihan
Chevalier menghadapi tekanan besar untuk meninggalkan klub setelah kehilangan tempat di susunan pemain utama. Mantan bintang Lille itu awalnya didatangkan untuk menggantikan Gianluigi Donnarumma, tetapi gagal mengukuhkan statusnya sebagai kiper nomor satu yang tak tergantikan.
Pelatih Luis Enrique pada akhirnya kehilangan kepercayaan kepada kiper asal Prancis itu. Sebagai gantinya, pelatih asal Spanyol tersebut kini sangat mengandalkan Safonov untuk menjaga gawang. Chevalier sebelumnya menolak hengkang pada musim panas dan memilih memperjuangkan kesempatan kedua di ibu kota Prancis. Namun, situasinya kini tampak semakin suram karena ia hanya bisa menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
AFPKurangnya persiapan mental
Mantan pemain timnas Prancis Petit mengecam keras situasi sulit yang kini dihadapi Chevalier. Berbicara kepada RMC, juara Piala Dunia 1998 itu menegaskan bahwa sang kiper harus meninggalkan PSG untuk menghidupkan kembali kariernya.
"Itu jelas. Ketika Anda seorang atlet papan atas, Anda punya jiwa kompetitif dan ingin bermain," jelas Petit. "Anda tidak bisa puas menjadi pemain cadangan seumur hidup. Tekanan yang dihadapinya terlalu besar. Dia belum mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi tantangan di PSG."
Tak ada yang mampu menaklukkan Safonov
Hierarki penjaga gawang di PSG kini tampaknya sudah benar-benar mapan. Safonov berhasil menggeser Chevalier dan mengukuhkan posisinya sebagai penjaga gawang utama.
Petit meyakini Enrique tidak akan memberi Chevalier jalan mudah untuk kembali ke sebelas pemain inti. Ia menegaskan bahwa penjaga gawang nomor satu saat ini masih memegang tempat yang kokoh dalam rencana sang pelatih.
“Posisi penjaga gawang itu istimewa,” lanjut Petit. “Luis Enrique sama sekali tidak memberinya waktu bermain. Ia telah kehilangan tempatnya di tim nasional Prancis dan perlu kembali bermain untuk menentukan nasibnya sendiri.
“Lucas Chevalier mutlak harus kembali bermain! Ia harus pergi. Sejujurnya, saya tidak mengerti mengapa ia masih berada dalam skuad. Safonov mendapat dukungan pelatih dan akan terus menjadi penjaga gawang utama.”
AFPMencari awal yang baru
Chevalier kini dihadapkan pada keputusan krusial mengenai masa depan jangka panjangnya di sepakbola profesional. Bertahan di Paris berisiko membuat perkembangannya semakin stagnan pada fase penting ini.
Minimnya waktu bermain sudah membuatnya kehilangan tempat di tim nasional Prancis. Pindah dari PSG tampaknya menjadi satu-satunya solusi logis bagi penjaga gawang tersebut.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami


