Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-WC-2026-TRAINING-FRAAFP
Diterjemahkan oleh

Dembele marah besar: komentar Mbappe soal Ballon d'Or picu kekhawatiran pengkhianatan dan memecah belah Prancis

  • Komentar Mbappe picu kemarahan

    Atmosfer di dalam skuad Prancis semakin toksik menyusul adu komentar terbaru antara dua bintang tersebut. Mbappe mengklaim dirinya "selalu dianggap sebagai sosok terpilih" dan menyiratkan rekan setimnya memiliki "karier yang berbeda" karena cedera. Hal itu memicu respons cepat dari Dembele setelah kemenangan 1-0 Paris Saint-Germain atas Brest pada Minggu, dengan membalas: "Saya tidak pernah menjadi sosok terpilih, saya bekerja keras dan mendapat ganjaran berupa tahun yang luar biasa bersama Paris."

    Menurut L'Equipe, komentar-komentar spesifik ini menjadi titik puncak bagi Dembele, yang selama ini selalu memilih untuk tetap bungkam di depan publik meski merasa kesal oleh sejumlah pernyataan kaptennya dalam beberapa tahun terakhir.

  • Paraguay v France: Round of 16 - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

    Dembele merasa dikhianati oleh kapten

    Mantan pemain dan pundit Jerome Rothen menjelaskan bahwa Dembele sangat kecewa dengan situasi ini, dan memandang pernyataan-pernyataan terbaru sebagai sebuah sindiran langsung. Rasa kesal itu berakar dari Mbappe yang terkesan meremehkan rekan-rekannya di tim nasional.

    Rothen mengungkap besarnya kemarahan itu di RMC Sport, dengan berkata: "Dembélé menerimanya dengan sangat buruk, itu sudah pasti, dia sangat marah kepada Kylian Mbappé. Bagi dia, ini adalah bentuk pengkhianatan. Kata-kata itu memang keras, tetapi memang seperti itulah dia memaknainya." L'Equipe juga mencatat bahwa Mbappe benar-benar tidak menduga respons tersebut.

  • Dua kubu terbentuk di ruang ganti

    Frustrasi ini meluas melampaui Dembele, dengan beberapa anggota tim nasional dilaporkan mulai kehilangan kesabaran terhadap kapten mereka. Persatuan yang sebelumnya menjadi ciri skuad itu kini mulai retak menjadi loyalitas yang terpecah. Para pemain bingung dan merasa terasing oleh kampanye media yang terus berlangsung seputar penghargaan individu tersebut.

    Menyoroti perpecahan berbahaya ini, Rothen menambahkan: "Saya diberi tahu bahwa ada banyak pemain di tim Prancis yang tidak memahami, sekali lagi, semua pernyataannya, yang lebih berada di kubu Dembele daripada kubu Mbappe, padahal ini tim yang sama, tetapi tampaknya sekarang ada dua tim."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-FRA-SUPER CUP-LENS-PSGAFP

    Zidane menghadapi ujian krusial pertama

    Dengan laporan yang menyebut keduanya belum berbicara sejak insiden tersebut, Zinedine Zidane menghadapi situasi tegang saat ia mengumumkan daftar skuad pertamanya pada Jumat. Ketika Mbappe dan Dembele tiba di Clairefontaine untuk jeda internasional mendatang, pelatih baru itu perlu memfasilitasi pembicaraan damai yang krusial untuk memulihkan keharmonisan.