NurPhotoDiterjemahkan oleh
Dan Burn buka suara soal kepergian Eddie Howe dari Newcastle dan kehormatan baru sebagai kapten
Kepergian manajer memicu perubahan
Howe memutuskan mundur setelah finis mengecewakan di posisi ke-12 Premier League musim lalu dan kekalahan telak 4-1 dari Bristol City pada laga pramusim. Kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era berkesan yang menghasilkan gelar Carabao Cup pada Maret 2025 serta tiket ke Liga Champions. Di tengah transisi manajerial, Burn secara resmi ditunjuk sebagai kapten baru klub, mengambil alih ban kapten dari Bruno Guimaraes setelah kepindahan pemain asal Brasil itu ke Arsenal pada musim panas ini.
AFP'Perubahan bisa menjadi hal yang baik'
Berbicara setelah kekalahan Newcastle dalam adu penalti 3-2 dari Strasbourg pada Minggu setelah bermain imbang 1-1, Burn merefleksikan kepergian Howe dan menegaskan bahwa kepemimpinan baru bisa menyegarkan kembali skuad. Namun, kapten yang baru ditunjuk itu mengakui bahwa kepergian mendadak sang manajer tetap membuatnya lengah, meski sempat melihat frustrasi mendalam Howe setelah kekalahan pada laga terakhir musim lalu dari Fulham: "Tidak, jika saya jujur [apakah dia tahu Howe akan pergi]. Saya tidak berpikir dia akan melakukannya. Saya tahu dia kecewa setelah laga melawan Fulham, tetapi saya pikir setelah musim panas dia akan siap untuk kembali," katanya, seperti dikutip The Shields Gazette.
"Saya berbicara dengannya secara rutin pada masa jeda musim, tetapi ya, saya sedang berada di Kanada ketika mengetahuinya, saya baru melihat beberapa pesan saat bangun. Dengarkan, selalu ada waktu untuk perubahan, dan Eddie jelas merasa bahwa ini adalah waktunya untuk mundur. Karena banyak alasan, orang-orang memang berpikir ini adalah saat yang tepat untuk perubahan. Bagaimanapun, saya sedih melihat manajer pergi, tetapi perubahan bisa menjadi hal yang baik dan semoga kami akan melihat awal dari itu pekan ini."
Ambisi masa kecil sepenuhnya terwujud
Bek tengah jangkung itu mendesak ruang ganti untuk cepat beradaptasi dengan tuntutan taktik di era baru bersama Jaissle. Ia melanjutkan: "Saya pernah bermain di bawah banyak manajer, jadi saya mencoba mengambil sedikit dari semuanya. Tapi dalam pengalaman saya, perubahan bisa menjadi hal yang baik jika Anda mencurahkan upaya untuk itu dan menerima perubahan baru serta filosofi baru. Sebagai klub dan sebagai kota, saya berharap itulah yang akan kami lakukan musim ini. Para pemain muda akan membutuhkan banyak dukungan tahun ini. Saya berharap suporter bisa memberikan itu."
Saat menyinggung kehormatan karena dipercaya menjadi kapten di klub masa kecilnya, Burn menambahkan: "Saya sangat bangga ditunjuk sebagai kapten klub. Ada beberapa hal yang sebenarnya tidak bisa benar-benar Anda impikan saat masih kecil, tetapi bagi saya itu adalah mimpi sejak sangat dini untuk menjadi kapten Newcastle, jadi saya sangat bersyukur atas kesempatan ini dan menantikan untuk memimpin para pemain musim ini."
Getty Images SportUjian Premier League menanti
Dengan jadwal pramusim mereka kini telah berakhir, Newcastle segera mengalihkan fokus ke laga kompetitif. Tim asuhan Jaissle akan memulai kampanye Premier League 2026-27 dengan menjamu Liverpool di St James' Park pada Minggu, 23 Agustus. Laga pembuka itu akan langsung menjadi ujian bagi kepemimpinan Burn saat ia berusaha membawa timnya meraih awal yang positif.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

