Kegilaan Chelsea di bursa transfer belum menunjukkan tanda-tanda mandek, dan kini mereka disebut bisa belanja besar tanpa melanggar aturan FFP.
Article continues below
Article continues below
Article continues below
Chelsea bisa belanja besar meski dihantui FFP
Jurnalis Ben Jacob yakin The Blues bisa belanjakan £300 juta
Kontribusi penjualan krusial demi hindari hukuman PSR
Getty
APA YANG TERJADI?
Setelah aktivitas gila-gilaan di bursa transfer, Chelsea dispekulasi bisa mendapat masalah terkait peraturan Financial Fair Play (FFP) dan peraturan Liga Primer Inggris terkait Profitabilitas & Keberlanjutan (PSR). Tetapi jurnalis Ben Jacobs menjelaskan bahwa The Blues tidak terancam jerat hukuman finansial dan bahkan bisa belanja sekitar £200 juta tanpa harus menjual pemain.
Iklan
KENAPA CHELSEA MASIH BISA BELANJA?
Jacobs menjelaskan bahwa klub yang dimiliki Todd Boehly dan Clearlake itu bisa berbelanja lebih dari £300 juta jika menjual pemain-pemain seperti Ian Maatsen, Lewis Hall, Armando Broja, Conor Gallagher, hingga Trevoh Chalobah. Kelima pemain ini sempat dikaitkan dengan pintu keluar Stamford Bridge dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Getty
KATA JACOBS
Bicara kepada Si Phillips Talks Chelsea, Jacobs berkata: "Chelsea bisa dengan tenang belanja £200 juta di musim panas bahkan tanpa berjualan. Jika mereka memilih untuk berbelanja £300-350 juta, maka itu bisa diseimbangkan dengan penjualan pemain seperti Maatsen (£35 juta), Hall (klausul wajib beli di Newcastle £28 juta), Broja (rencana dijual £35 juta), serta Gallagher dan Chalobah."
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Armada Mauricio Pochettino sangat inkonsisten sepanjang musim ini, dan mereka baru saja kembali ke 10 besar klasemen Liga Primer Inggris. Setelah dua kekalahan beruntun di liga, Gallagher cs menang dramatis atas Crystal Palace 3-1, Selasa (13/2) dini hari WIB, dan mengukir sebuah sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya.