Sebuah babak baru kepemimpinan telah dimulai di Manchester City. Gelandang asal Portugal Bernardo Silva secara resmi ditunjuk oleh Pep Guardiola untuk mengemban tugas sebagai kapten utama klub sejak musim panas, sebuah tanggung jawab besar di tengah periode transisi yang sedang dialami oleh sang juara bertahan.
Penunjukan ini terasa begitu spesial karena seolah menjadi pemenuhan atas sebuah "ramalan" yang pernah diucapkan oleh legenda besar klub, Vincent Kompany. Bertahun-tahun yang lalu, Kompany melihat adanya potensi pemimpin yang luar biasa di dalam diri Silva, meskipun saat itu ia juga dengan jenaka menyebutnya sebagai "badut".
Kini, transformasi itu sempurna. Silva, yang dulunya dikenal sebagai sumber kejahilan dan tawa di ruang ganti, telah berevolusi menjadi seorang figur senior yang paling vokal. Ia bahkan secara terbuka menyatakan misinya untuk mengembalikan standar tinggi yang menurutnya sempat menurun di dalam skuad.
Bagaimana kisah evolusi Silva yang semula dikenal sebagai badut hingga menjadi pemimpin, tanggung jawab barunya sebagai kapten, dukungan penuh yang ia dapatkan dari Pep Guardiola, serta tantangan berat yang langsung menantinya di depan mata?







