Sekali saja ada celah yang membandingkan Messi dan Yamal, maka itu bisa jadi bumerang terhadap karier cemerlang pemuda Spanyol itu.
Jangan pernah bandingkan Yamal dengan Messi
Yamal tak boleh berada di bawah tekanan
Yamal punya potensi menandai sebuah era
APA YANG TERJADI?
Legenda Barcelona Carles Rexach menyatakan, perbandingan antara Lamine Yamal dan Lionel Messi hanya akan merugikan masa depan bintang muda Spanyol tersebut, yang saat ini sedang merintis menuju jadi pemain terbaik dunia.
Iklan
GAMBARAN BESAR
Rexach bicara mengenai Yamal setelah baru saja pemain jawara Euro 2024 itu membawa Los Blaugrana tampil sensasional dengan mengalahkan Real Madrid 5-2 untuk juara Piala Super Spanyol akhir pekan lalu di Arab Saudi.
Di matanya, Yamal adalah pemain penuh talenta, tapi bakat luar biasanya itu bisa jadi bumernag bila dia diposisikan di bawah tekanan semisal dengan adanya embel-embel penerus Messi.
APA YANG DIKATAKAN?
"Lamine adalah pemain spektakuler dan pemain yang sangat enak untuk ditonton," tutur Rexach kepada El Programa de Ortega.
"Dia bermain dengan sangat tenang. Dia tidak boleh berada di bawah tekanan. Di tim muda Barca ini, semua pemain yang tampil bagus dapat menangani tekanan dengan bagus pula," lanjutnya.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
"Messi adalah pemain besar, sulit untuk mendekati Messi. Dia telah bermain selama bertahun-tahun, terlalu sering berada di level yang paling hebat. Sulit baginya untuk melakukan itu lagi," katanya lagi.
"Yang jelas, Lamine memiliki segalanya untuk menandai sebuah era di Barcelona dan sepakbola Spanyol," tandasnya.