Barcelona memimpin empat poin di atas rival abadi mereka, Real Madrid, di klasemen sementara La Liga. Keduanya akan saling bertemu lagi di El Clasico yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/5) - setelah Blaugrana menghadapi Inter Milan di leg kedua semi-final Liga Champions.
Iklan
SITUASINYA
Jika Hansi Flick dan anak-anak asuhnya berhasil mengemas tiga poin melawan Los Blancos, maka mereka hanya akan membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengukuhkan diri sebagai raja Liga Spanyol. Mereka bisa melakukan itu ketika dijamu Espanyol pada 16 Mei mendatang.
Getty
BARCELONA JUARA TANPA PENONTON?
Tapi laga itu terancam tidak dihadiri penonton. Itu karena suporter Espanyol melempari Antony dengan korek api setelah winger pinjaman dari Manchester United mencetak gol kemenangan menit akhir untuk Real Betis di RCDE Stadium, markas Espanyol. Laga itu sempat dihentikan, dan diancam tak dilanjutkan sampai insiden itu berhenti.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Espanyol pernah dihukum karena perilaku serupa dari penggemar mereka saat dikalahkan Villarreal 2-1 pada September 2024. Sebuah gelas plastik dilemparkan ke arah wasit Alejandro Quintero Gonzalez, yang mengenai dadanya. Los Periquitos dikenai denda sebesar €3.000 dan hukuman percobaan. Jika melanggar lagi, Espanyol diperingatkan akan dihukum dengan penutupan stadion untuk satu pertandingan. Jika ancaman tersebut dilaksanakan, maka tidak ada penggemar yang boleh hadir untuk laga derbi melawan Barca.
SELANJUTNYA BUAT BARCELONA
Barcelona memenangkan gelar La Liga di markas Espanyol pada musim 2022/23, di mana pendukung tuan rumah kemudian menyerbu lapangan. Kala itu, Espanyol dijatuhi hukuman bertanding tanpa penonton, dan sanksi serupa kini tengah dipertimbangkan.