AC Milan target Granit Xhaka sedang dalam pembicaraan dengan klub Arab Saudi Neom mengenai kemungkinan transfer yang akan membuat gelandang tersebut mendapatkan gaji yang besar.
Article continues below
Article continues below
Article continues below
Granit Xhaka setujui pindah ke Arab Saudi
Sang gelandang akan menolak AC Milan
Juga mendapat minat baru dari Turki
Ikuti GOAL di WhatsApp! 🟢📱
APA YANG TERJADI?
Rencana Milan untuk revolusi gelandang telah menghadapi hambatan. Menurut Sky Sport, pemain berusia 32 tahun tersebut telah mencapai kesepakatan verbal dengan klub Saudi, Neom SC. Gelandang Swiss itu dilaporkan dapat memperoleh hingga €10 juta per tahun jika kepindahan tersebut terjadi. Ini menjadi pukulan bagi Milan yang berencana untuk bernegosiasi ulang dengan Bayer Leverkusen setelah tawaran mereka untuk pemain Club Brugge Ardon Jashari gagal.
Iklan
Getty
GAMBARAN BESAR
Klub Saudi telah menghubungi Bayer Leverkusen, dan kedua klub telah mendiskusikan biaya transfer. Dilaporkan bahwa klub Jerman tersebut memberikan harga €6 juta untuk mantan pemain Arsenal itu. Negosiasi berjalan dengan baik, dengan kedua klub diperkirakan mencapai kesepakatan minggu ini. Raksasa Turki Fenerbahce juga memantau Xhaka dan mungkin akan bergerak untuk mendapatkan gelandang tersebut jika kepindahannya ke Saudi tidak terwujud.
TAHUKAH ANDA?
Masa depan Xhaka sangat tidak pasti setelah kepergian mantan pelatih kepala Xabi Alonso. Pemain tersebut juga melakukan pembicaraan dengan Milan sebelumnya dan telah setuju untuk pindah ke Italia, tetapi masing-masing pihak tidak dapat mencapai kesepakatan. Pembicaraan akhirnya meredup lebih lanjut setelah tawaran Milan untuk Jashari. Setelah Brugge menolak tawaran awal Milan, klub Italia tersebut ingin membuka kembali pembicaraan untuk pemain Swiss itu, tetapi keterlibatan Saudi membawa komplikasi baru.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Juara Bundesliga 2023/24 ingin Xhaka tetap di Jerman, setelah kehilangan banyak pemain kunci seperti Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, dan Jonathan Tah. Pelatih kepala baru Erik ten Hag memiliki rencana besar untuk gelandang tengah tersebut dan ingin dia memimpin tim di musim mendatang. Namun, dengan banyak klub yang tertarik, akan menjadi tugas sulit bagi manajer asal Belanda tersebut untuk mempertahankan gelandang tersebut.