West Ham United memutuskan untuk memecat Manuel Pellegrini beberapa jam setelah klub mengalami kekalahan 2-1 dari Leicester City.
Ini merupakan kekalahan keempat dalam lima pertandingan. Rentetan negatif itu membuat The Hammers duduk di urutan ke-17 klasemen sementara Liga Primer Inggris, hanya unggul satu poin dari zona degradasi setelah berlalu 19 pertandingan.
Pellegrini bergabung dengan West Ham pada Mei 2018 silam. Eks manajer Manchester City itu membawa klub finis di sepuluh besar pada musim pertamanya menukangi klub.
Di musim keduanya, sang juru taktik kehilangan momentum. Di laga perdana edisi 2019/20, West Ham tumbang 5-0 dan hanya meraih lima kemenangan dalam 19 pertandingan pertama EPL.
Catatan di atas kian diperparah ketika The Hammers harus tersingkir dari Carabao Cup setelah dibantai tim League One Oxford United September lalu.
Petinggi West Ham David Sullivan mengonfirmasi keputusan untuk membebastugaskan Pellegrini langsung dibuat Sabtu malam. Dia mengakui bahwa penting bagi klub untuk kembali ke jalur yang tepat.
"Sungguh jadi kekecewaan yang besar bahwa kami harus membuat keputusan ini," tutur Sullivan.
"Manuel adalah gentleman, sungguh bahagia bisa bekerja dengan seorang sekaliber dia. Namun, sudah jelas bahwa diperlukan perubahan untuk membawa klub kembali ke trek yang tepat, selaras dengan ambisi kami musim ini," sambungnya.
"Kami merasa sekarang saatnya untuk bertindak perihal memberi manajer baru sebanyak mungkin waktu untuk berusaha dan mencapai target kami," tandas sang chairman klub.





