Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
Al Ittihad v Al Nassr: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Video: Al-Hariffi Membuat Suporter Al-Nassr Kecewa dengan Prediksi Dini

Kekalahan Al Nassr dari Al Ittihad memicu beragam reaksi luas, namun kejutan kali ini justru datang dari salah satu mantan bintang paling menonjol tim Al Alami, setelah ia memperbarui prediksinya soal siapa yang akan menjadi juara Liga Roshn Arab Saudi meski kompetisi baru berjalan lima pekan.

Fahd Al Harifi, mantan bintang Al Nassr, tetap berpegang pada jagoannya, Al Hilal, untuk memenangi gelar Liga Arab Saudi musim ini, seraya menegaskan bahwa kegagalan timnya menghadapi Al Ittihad tidak mengubah keyakinannya yang telah ia sampaikan sebelum musim dimulai.

Al Nassr kalah dari Al Ittihad dengan skor 2-1, dalam laga klasik yang mempertemukan kedua tim pada Sabtu malam dalam rangka pekan kelima Liga Roshn.

Dalam pernyataan di televisi, melalui program "Doreena Ghair", Al Harifi menegaskan bahwa ia tidak akan mundur dari prediksinya.

Ia mengatakan:"Saya sudah mengatakannya sejak akhir musim lalu, dan pada awal musim ini saya memastikannya bahwa Al Hilal adalah juara liga untuk tahun ini. Siapa pun yang mengenal saya tahu bahwa saya tidak mengubah ucapan saya, dan tentu saja kita masih berada di awal kompetisi, tetapi keadaannya sudah tampak jelas."

Al Harifi menegaskan bahwa pendapatnya tidak berkaitan dengan hasil laga melawan Al Ittihad, seraya menekankan bahwa naik-turunnya performa Al Nassr di akhir musim lalu, yang memberi peluang bagi Al Hilal untuk kembali ke persaingan, menjadi alasan di balik prediksi tersebut.

Al Hilal menjadi pihak yang paling diuntungkan dari hasil laga klasik itu, setelah melanjutkan start sempurna dan menyendiri di puncak klasemen dengan raihan 15 poin, meraih lima kemenangan beruntun, dan unggul tiga poin atas Al Nassr.

Al Hilal tampil dengan wajah ofensif yang kuat dalam beberapa pekan terakhir, setelah mengalahkan Al Ahli dengan tiga gol tanpa balas pada pekan keempat, lalu melanjutkan hasil mengesankannya dengan menang atas Al Khaleej 5-1, sebelum mengatasi Al Shabab 2-0 pada pekan kelima, sekaligus mempertahankan rekor sempurnanya.

Start Al Nassr sendiri tidak buruk, karena meraih empat kemenangan beruntun sebelum menelan kekalahan pertamanya dari Al Ittihad, tetapi kegagalan di laga klasik itu memberi Al Hilal kesempatan untuk memperlebar selisih pada tahap awal persaingan, di mana perolehan poin Al Alami membeku di angka 12 poin di peringkat kedua.

Di sisi lain, Al Ittihad menambah perolehannya menjadi 11 poin di peringkat keempat, setelah mempertahankan rekornya tanpa kekalahan.

Baca juga: Video: "Saya akan bongkar liga ini", Felix memicu kemarahan warga Arab Saudi

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google