Musim ini untuk pertama kalinya Video Assistant Referee (VAR) dipergunakan di Liga Primer Inggris, dan penerapannya langsung menjadi sorotan dalam kemenangan Manchester City atas tuan rumah West Ham United, Sabtu (10/8) ini.
Sang jawara bertahan tampil gemilang untuk menghancurkan The Hammers 5-0 di London Stadium, sekaligus mengambil alih tampuk pimpinan klasemen dari Liverpool yang sehari sebelumnya melipat Norwich City 4-1.
Di samping performa skuad Pep Guardiola, VAR juga layak mewarnai headline. Paling tidak ada tiga keputusan penting wasit Mike Dean yang diambil lewat bantuan VAR.
SIMAK: LAPORAN PERTANDINGAN WEST HAM VS MAN CITY
Pertama, gol Gabriel Jesus jelang sejam permainan dianulir akibat Raheem Sterling terjebak off-side. Sterling, yang memberikan assist kepada Jesus, divonis berada dalam posisi ilegal kendati sekilas terlihat sejajar dengan bek West Ham Ryan Fredericks.
Tayangan ulang menunjukkan bahu Sterling cuma 1 milimeter di depan Fredericks. Keputusan ini tepat, tetapi mengurangi esensi VAR yang sedianya cuma digunakan untuk mengoreksi "kesalahan yang jelas".
GettyImageCity, yang saat itu memimpin dua gol, pada akhirnya menambah skor jadi 3-0 lewat Sterling di menit ke-75, dan VAR lagi-lagi berperan, kali ini untuk keuntungan City. Sterling dinyatakan dalam posisi sah saat menerima umpan Riyad Mahrez kendati awalnya justru kelihatan sedikit off-side.
Insiden penting ketiga yang melibatkan VAR di London Stadium terjadi tujuh menit mendekati akhir waktu normal. City menerima hadiah penalti menyusul pelanggaran keras terhadap Mahrez, namun eksekusi Sergio Aguero mentah oleh penyelamatan Fabianski.
Beruntung bagi Citizens, penalti Aguero harus diulang lantaran VAR memperlihatkan Fabianski bergerak maju sebelum bola ditendang dan gelandang Declan Rice terlalu cepat masuk ke dalam kotak.
Pada percobaan kedua, Aguero sukses menunaikan tugasnya sebelum Sterling melengkapi hat-trick pada injury time untuk memungkas kemenangan City 5-0.
"Ini hari baik untuk VAR, hari baik untuk Liga Primer. Software-nya [VAR] jempolan, luar biasa akurat. Semuanya dinilai secara matematis," tutur mantan wasit EPL Peter Walton kepada BT Sport.
"Saya rasa pada akhir musim, fans dan media akan menerima bahwa seorang pemain off-side 1 milimeter dengan teknologi yang kami miliki."





