TONTON: Juara Inovasi - Mampukah Tottenham Hotspur Redam Tekanan Tinggi Borussia Dortmund?

Getty Images / Goal
Memiliki statistik jeblok saat kehilangan bola di Liga Champions, Tottenham mengemban misi berat untuk menahan tekanan Borussia Dortmund.

Sepakbola modern dipenuhi pelatih muda kontemporer yang mengutamakan possession, pressing, atau keduanya.

Barcelona besutan Pep Guardiola merintis perubahan besar ini, memperkenalkan kembali pressing ketat yang dahulu menjadi andalan tim legendaris Belanda era 1970-an dan AC Milan pimpinan Arrigo Sacchi.

Borussia Dortmund di bawah kepemimpinan Jurgen Klopp menjadi salah satu klub yang memberikan nuansa alternatif pada tren ini, demikian pula Tottenham Hotspur yang diarsiteki Maurico Pochettino.

Namun, mungkin dikarenakan ketimpangan skuat menyusul minimnya aktivitas di bursa transfer, Spurs kini tampak kesulitan saat berhadapan dengan lawan yang ngotot memenangi bola di sepertiga akhir lapangan.

Pekan ini bakal menjadi ujian berat untuk Tottenham, ketika Dortmund yang sekarang dikomandoi Lucien Favre datang menyambangi London dalam lakon babak 16 besar Liga Champions leg pertama.

Skuat muda Die Borussen yang dinamis dan mengandalkan high-pressing adalah tim yang paling banyak mencetak gol setelah mencuri bola di kompetisi 2018/19 sejauh ini, dan statistik tersebut pantas membikin khawatir Pochettino.

Pasalnya, bertolak belakang dengan Dortmund, Spurs justru merupakan tim yang paling sering kebobolan setelah kehilangan bola di fase grup UCL (3). Besar kemungkinan duel di Wembley bakal ditentukan oleh kemampuan The Lilywhites mempertahankan posession di tengah tekanan kuat Die Schwarzgelben.

Tonton video di atas untuk menyimak ulasan statistik lebih mendalam.

Sepanjang musim 2018/19, serial "Juara Inovasi " akan menyoroti Pergerakan Cerdas tim-tim top Eropa. Ikuti serial ini di Facebook Nissan Football Lab.

 

Tutup