Timnas Indonesia masuk Grup B Piala AFF 2018, setelah proses pengundian yang dilaksanakan di Jakarta, 2 Mei. Grup B dihuni tim-tim kuat seperti Thailand, Filipina, Singapura dan tim hasil kualifikasi.
Hasil drawing tersebut sebenarnya sama seperti dua tahun lalu, ketika Indonesia juga harus bersaing dengan Thailand, Filipina yang saat itu jadi tuan rumah dan Thailand yang akhirnya menjadi juara.
Bima Sakti selaku asisten pelatih timnas menyadari bahwa Indonesia masuk grup neraka, namun ia yakin catatan dua tahun lalu ketika Indonesia bisa menjadi penantang Thailand di final bisa terulang.
"Kalau melihat grupnya sama seperti dua tahun yang lalu, 2016, di sini ada Thailand, Filipina dan Singapura. Semoga juga bisa sama dengan dua tahun yang lalu, kami bisa masuk semi-final lalu kemudian melaju ke final," ucap Bima.
Selain itu, Bima juga mengeluhkan sistem penjadwalan tidak melalui pengundian. Secara jadwal cukup mengkhawatirkan untuk Garuda, karena mereka akan bertandang ke Singapura (9/11) dan tim kuat Thailand (9/11).
"Untuk pembagian home-away ini harusnya kalau bisa diundi juga supaya lebih fair, apalagi nanti 17 November kami harus lebih dulu ke Thailand. Kami melihat away-nya berat juga, ada Singapura," kata Bima.



