LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI JEPARA
Meski hanya menurunkan pemain pelapis, PSIS Semarang masih terlalu tangguh bagi Persijap Jepara yang ditekuk dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jumat (23/11), pada laga babak 64 Besar Piala Indonesia 2018.
Gol tunggal kemenangan PSIS dilesakkan Gustur Cahyo setelah menyambut umpan tarik Aqsho Saniskara. PSIS selanjutnya menunggu pemenang antara PSIP Pemalang dan Persik Kendal.
Asisten pelatih PSIS Dwi 'Londo' Setyawan mengaku puas dengan performa anak asuhnya, karena mereka mampu menguasai permainan. Kendati demikian, Londo menilai lini serang Mahesa Jenar terlalu terburu-buru menyelesaikan peluang.
Menurut Londo, PSIS mendapatkan sejumlah peluang di babak pertama, tapi tidak bisa diselesaikan dengan baik. Bahkan dua di antara peluang itu membentur tiang gawang. Di babak kedua, PSIS bermain lebih menekan, sehingga menghasilkan gol.
“Pemain pelapis memberikan penampilan terbaik dalam pertandingan ini. PSIS bermain secara kolektif, dan menguasai pertandingan. Pelatih mengapresiasi kerja keras pemain di laga ini,” kata Londo.
Sementara itu pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengapresiasi perjuangan pasukannya yang bisa menahan imbang PSIS pada babak pertama. Menurutnya, Persijap kalah kelas dibandingkan PSIS.
“Anak-anak bermain bagus. Kami akui kalah kelas dibanding PSIS, tapi perjuangan pemain sangat luar biasa. Alhamdulillah tidak ada pemain yang cedera. Setelah ini, kami fokus babak 32 besar Liga 3,” kata Anjar. (gk-18)
Goal Indonesia