Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
AURELIEN TCHOUAMENI REAL MADRID Getty Images
Diterjemahkan oleh

Tchouameni jagokan 3 pemain untuk Ballon d'Or

Aurélien Tchouaméni, pemain Real Madrid dan timnas Prancis, menjagokan 3 rekan senegaranya untuk memenangi Ballon d'Or 2026, seraya menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus kembali ke Prancis.

Tchouaméni mengatakan, dalam sebuah wawancara dengan saluran "France 24", menanggapi pertanyaan tentang pemain yang akan ia berikan suaranya seandainya ia memiliki hak suara: "Pertanyaan yang sulit, karena ada banyak pemain yang layak mendapatkannya."

Ia melanjutkan: "Kylian Mbappé menjalani musim yang luar biasa, dan saya rasa ia layak mendapatkannya, begitu pula Ousmane Dembélé setelah apa yang ia persembahkan bersama Paris, dan keberhasilannya kembali meraih Liga Champions Eropa. Ada juga Michael Olise."

Baca juga

Bagaimana Bayern Munich memenangi perburuan Olise dan membuat tim-tim besar Premier League kalah saing?

Mantan bintang Portugal: Orang-orang tak bernurani mengarang pernyataan saya tentang Ronaldo

Dan ketika ditanya apakah pilihannya terbatas pada pemain-pemain Prancis, ia menjawab: "Ya, tentu saja, Ballon d'Or harus kembali ke Prancis."

Gala Ballon d'Or, dalam edisinya yang ke-70, akan digelar pada 26 Oktober di Teater Palladium di London. Ini adalah kali pertama ibu kota Inggris itu menjadi tuan rumah acara tersebut, sebagai bentuk penghormatan kepada Stanley Matthews, peraih pertama penghargaan ini pada tahun 1956.

Dembélé mempertahankan gelarnya setelah menjadi juara pada edisi 2025, menjadikannya pemain Prancis keenam yang memenanginya.

Trio yang disebutkan Tchouaméni memiliki argumen yang kuat. Dembélé membawa Paris Saint-Germain mempertahankan gelar Liga Champions, setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti di final Budapest, dan ia sendiri yang mencetak tendangan penalti yang membuahkan gol penyama kedudukan.

Adapun Mbappé mengakhiri musim dengan 50 gol dan 10 assist, bersama Real Madrid dan timnas Prancis, serta menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol, tetapi musimnya tanpa gelar, sementara Olise meraih penghargaan pemain terbaik Liga Jerman, dan memecahkan rekor Pelé dalam jumlah assist pada satu edisi Piala Dunia, dengan 7 assist.


SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google