OLEH SANDY MARIATNAIkuti di twitter
Julian Draxler bertekad untuk membuktikan bahwa Paris Saint-Germain masih layak menyandang status tim terbaik di seantero Prancis dengan cara mengalahkan AS Monaco di final Coupe de la Ligue, Sabtu (1/4) esok.
Di musim ini, dominasi PSG terasa menyusut menyusul performa impresif Monaco. Tim besutan Leonardo Jardim itu mampu memuncaki klasemen sementara Ligue 1 Prancis dan menjadi satu-satunya wakil Prancis yang tersisa di perempat-final Liga Champions.
“Monaco menjalani musim yang fantastis dan memiliki pemain muda yang sangat bagus. Tetapi kami masih merupakan tim terbaik di Prancis. Kami harus membuktikannya di lapangan, dimulai dengan partai final pada Sabtu besok,” seru Draxler seperti dikutip Le Parisien.
SIMAK JUGA: Marquinhos Berharap PSG Boyong Mbappe
Draxler, yang didatangkan dari Wolfsburg pada bursa transfer Januari lalu, turut mendiskusikan eliminasi mengenaskan yang diderita PSG saat melawan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Namun, gelandang Jerman ini menolak menyalahkan wasit yang dianggap berat sebelah.
“Rekan-rekan saya di Jerman kerap bertanya apa yang sebenarnya terjadi di laga itu. Saya menjawab: kami bermain sangat buruk. Barcelona adalah tim terbaik di dunia. Beberapa keputusan wasit memang merugikan kami, tetapi ketika kami kalah dengan cara seperti itu, maka bukan hanya wasit yang disalahkan,” terangnya.




