Siapa Gantikan Carlo Ancelotti Di Bayern Munich?

Komentar()
Menyusul lengsernya Carlo Ancelotti, siapa saja yang berpeluang ditunjuk menduduki kursi panas di Allianz Arena?


OLEH   OLI PLATT     PENYUSUN   DEDE SUGITA  

Carlo Ancelotti telah resmi diberhentikan Bayern Munich.

Bayern berhasil mempertahankan trofi Bundesliga Jerman pada musim debut sang pelatih Italia di Allianz Arena, namun tereliminasi di babak perempat-final Liga Champions, dan start buruk pada kampanye terkini memaksa Don Carletto lengser dari kursinya.

Die Roten saat ini mesti puas bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Bundesliga, dan palu penghakiman untuk Ancelotti akhirnya diketuk menyusul kekalahan telak 3-0 melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, Rabu (27/9) lalu.

Pemecatan pelatih saat musim tengah berjalan memunculkan situasi pelik. Sebab, kandidat ideal untuk mengambil alih tongkat kepelatihan amat terbatas.

Di bawah ini Goal mengulas beberapa calon nakhoda tim yang mungkin ditunjuk The Bavarians sebagai suksesor Ancelotti.


THOMAS TUCHEL


Thomas Tuchel

Willy Sagnol, mantan penggawa Bayern dan salah satu asisten Ancelotti, bertugas sebagai bos interim sementara jajaran direksi klub mempertimbangkan opsi-opsi yang ada.

Kalau Bayern kurang yakin pada kemampuan Sagnol untuk memimpin skuat sampai akhir musim – agar klub memiliki waktu lebih guna merekrut kandidat sempurna musim panas tahun depan – ada satu langkah pasti yang bisa mereka tempuh.

Langkah dimaksud adalah menggaet Thomas Tuchel. Pria 44 tahun ini masih berstatus agen bebas setelah berpisah dari Borussia Dortmund akhir musim lalu.

Tuchel mempunyai resume impresif dan dikenal sebagai juru taktik jempolan kendati tidak mampu meraih pencapaian yang sama dengan Jurgen Klopp di Signal Iduna Park. Kado perpisahan berupa trofi DFB-Pokal musim lalu adalah gelar tunggal  yang dipersembahkannya untuk Dortmund.

Namun, layak digarisbawahi bahwa persaingan yang dihadapi Tuchel lebih sulit ketimbang Klopp lantaran berkompetisi dengan Bayern yang sedang jaya-jayanya.

Apabila hendak menunjuk Tuchel, Bayern harus 100 persen yakin bahwa dialah sosok yang tepat dalam jangka pendek maupun panjang. Dikenal sebagai pelatih yang menyukai proyek jangka panjang, Tuchel tak akan mau hanya bertugas sampai akhir musim ini.

Eks Mainz ini harus dipercaya menukangi klub paling tidak untuk tiga tahun ke depan, bukan cuma menjadi penambal kekosongan sementara.


JULIAN NAGELSMANN


Julian Nagelsmann Hoffenheim

Spekulasi yang menyebutkan pelatih berbakat Hoffenheim Julian Nagelsmann merupakan target Bayern sudah beredar luas bahkan sebelum klub mendepak Ancelotti.

Punya latar belakang yang erat dengan kota Munich, Nagelsmann tidak menyembunyikan hasratnya untuk menangani Die Rekordmeister.

“Bayern Munich memainkan peran besar dalam impian saya,” bebernya kepada Eurosport baru-baru ini. “Saya bertahun-tahun tinggal di Munich. Saya berasal dari Landsberg am Lech, tidak jauh dari Munich.”

“Istri dan anak saya juga akan pindah ke Munich dalam waktu dekat. Kami sedang membangun rumah di sana. Itu adalah kampung halaman kami.”

“Saya sangat bahagia dengan hidup saya saat ini, namun, Bayern Munich akan membuat saya lebih bahagia lagi. Tapi itu tak berarti keberuntungan saya sepenuhnya bergantung pada Bayern Munich.”

Bagaimanapun, menilik usianya yang baru 30 tahun dan ini baru musim keduanya sebagai pelatih kepala, sejatinya akan lebih ideal kalau Nagelsmann tampil sebagai suksesor Ancelotti dua tahun mendatang, sesuai dengan masa dinas awal sang Italiano.

Namun, dalam situasi sekarang ini, mengangkat seorang pelatih yang masih amat belia adalah keputusan berisiko walau talentanya tak perlu disangsikan lagi. Apakah Nagelsmann akan mampu menangani bintang-bintang veteran sekelas Arjen Robben dan Franck Ribery, yang keduanya lebih tua darinya, setelah baru mengenyam satu musim penuh kepelatihan di tingkat senior?

Pencapaian Nagelsmann membawa Hoffenheim finis di zona Liga Champions musim lalu pantas diacungi jempol, tetapi pasukannya gagal menembus babak pertama usai takluk oleh Liverpool di babak play-off, dan Hoffe selalu kalah dalam dua pertandingan awal fase grup Liga Europa kontra Sporting Braga dan Ludogorets.

Fakta tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Nagelsmann masih hijau.

Isu lain yang harus diperhatikan adalah keinginan si pelatih sendiri. Apakah ia bersedia meninggalkan Hoffenheim di pertengahan musim. Mereka masih tak terkalahkan dalam enam spieltag Bundesliga 2017/18 dan bahkan unggul satu poin di atas Bayern.

Kendati demikian, jika Bayern sudah kadung jatuh hati pada talenta Nagelsmann, hampir bisa dipastikan kerja sama ini akan terealisasi.

GFXID Ancelotti Bayern


KANDIDAT KEJUTAN


Jurgen Klopp Liverpool

Bukan mustahil Bayern akan mencari pelatih baru di luar dua calon paling potensial di atas.

Ralph Hasenhuttl kurang begitu disorot dibandingkan Nagelsmann dan Tuchel, tapi diam-diam melesat dari divisi bawah Jerman hingga menjadi runner-up Bundesliga dengan RB Leipzig musim lalu.

Memang perolehan poin Leipzig terpaut jauh di belakang Bayern di klasemen akhir, namun mereka sempat muncul sebagai rival serius nyaris sepanjang musim – mengungguli Dortmund dan Hoffenheim. Ini adalah torehan istimewa untuk sebuah klub promosi, terlepas dari sokongan finansial yang mereka miliki.

Sementara, kalau Bayern mencari figur eks pemain yang pernah merumput di Bavaria tapi lebih berpengalaman dalam bidang manajerial ketimbang Sagnol, mereka bisa menjatuhkan pilihan pada Niko Kovac.

Kovac sempat membawa Eintracht Frankfurt melambung ke papan atas Bundesliga pada paruh awal musim lalu meskipun akhirnya hanya finis di peringkat ke-11. Pria Kroasia itu pastinya akan menyambut kesempatan mengabdi lagi di Sabener Strasse bila Bayern datang meminangnya.

Selain itu, nama Jurgen Klopp dapat pula diperhitungkan. Bayern sebelumnya pernah dikabarkan terpikat pada sosok pelatih terakhir yang menjegal langkah mereka menjuarai Bundesliga, namun belum tentu gayung bersambut.

Sulit melihat Klopp meninggalkan Liverpool saat ini, tapi Bayern tak akan gampang menyerah bila memutuskan untuk serius mengejar sang pelatih karismatik.

 

Artikel Selanjutnya:
Pelatih Madura United Berharap Pemain Pilar Fit Hadapi Persebaya Surabaya
Artikel Selanjutnya:
Kapten Persib Bandung: Ini Bukan Akhir Segalanya
Artikel Selanjutnya:
Oswaldo Lessa Keluhkan 'Recovery' Pemain Persipura Jayapura
Artikel Selanjutnya:
Perubahan Mendadak Bikin Bali United Oleng
Artikel Selanjutnya:
Jadwal Timnas Indonesia, Klasemen & Hasil Piala Asia U-19 2018
Tutup