Semen Padang mengawali babak Delapan Besar Liga 2 2018 dengan kerja keras untuk memetik kemenangan tipis 2-1 atas PS Mojokerto Putra, Rabu (24/10) sore WIB, di Stadion H Agus Salim.
Kabau Sirah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Ricky R Kambuaya pada menit ke-28. Namun Manda Cingi mampu menyamakan kedudukan di menit ke-39 sebelum akhirnya Leo Guntara memastikan kemenangan tuan rumah sembilan menit menjelang laga usai.
Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli bersyukur timnya bisa menang. Raihan tiga poin berkat skenario yang disiapkan berjalan dengan baik. Namun dia mengakui timnya memang kurang berkembang di babak pertama.
“Kami memang kecolongan di babak pertama, tapi itu karena kesalahan individu pemain. Perubahan di babak kedua membuat kami bisa bermain lebih lepas, lebih berani menyerang, dan hasilnya bisa menang,” kata Syafrianto.
Ditambahkannya, salah satu kunci yang membuat permainan lebih hidup adalah pergantian pemain. Tiga penggantian yang dilakukannya semuanya memberikan dampak positif.
“Kami sengaja memasukan pemain muda yang mau kerja, dan semuanya berjalan baik. Elthon misalnya, dia bisa pegang bola lebih bagus di depan. Begitu pun Rosad dan Mahruz Bahtiyar,” lanjut pelatih yang juga mantan kapten tim Semen Padang era 1980-an itu.
Menyoal dua pemain barunya, Juan Revi dan Firman Septian, yang langsung dimainkan sebagai starter di laga ini, Syafrianto menyebut adaptasi kedua pemain itu cukup bagus.
“Memang Juan Revi masih harus lebih beradaptasi lagi, karena di Arema sebelumnya dia kurang banyak bermain. Dia bermain terlalu ke bawah. Tapi memang pemain di posisi dia lebih banyak menguras tenaga. sedangkan Firman adaptasinya bagus. dan tak masalah,” papar Syafrianto.
Sementara, pelatih Mojokerto Putra, Jamal Yastro, secara sportif mengakui kekalahan timnya, dan menilai tuan rumah tampil lebih bagus. Jamal menyatakan, konsentrasi pemain sempat buyar di menit-menit akhir.
“Itu harus kita benahi, karena dua gol lawan tercipta di menit-menit akhir. Hasil yang kurang bagus bagi kami, masih banyak perbaikan yang harus kami lakukan,” tutupnya. (gk-33)
Goal Indonesia
