Persebaya Surabaya tak bisa menggunakan jasa striker Osvaldo Haay pada laga lanjutan Liga 1 2018, menghadapi Persipura Jayapura. Pasalnya, Osvaldo terkena sanksi larangan bermain dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Padahal, Osvaldo tengah dalam performa yang bagus sejak pelatih Djadjang Nurdjaman menjadikannya sebagai striker, dari posisi awal pemain sayap. Osvaldo mencetak empat gol dari dua pertandingan terakhir Persebaya.
Komdis menilai Osvaldo melakukan protes terlalu keras ketika Bajul Ijo menghadapi Borneo FC, 13 Oktober lalu. Imbasnya, Komdis menghukum mantan pemain timnas Indonesia U-23 dan Persipura itu dengan sanksi larangan bermain.
"Kami akan meminta penjelasan dari Komdis tentang sanksi itu. Semoga saja ada keringanan untuk Osvaldo,” ucap Ram Surahman, sekretaris Persebaya, dikutip laman resmi klub.
”Protes kami atas tindakan brutal Wahyudi Hamisi yang membuat patah tulang betis Robertino Pugliara belum ditanggapi, malah ada keputusan sanksi Osvaldo,” sambungnya kecewa.
Osvaldo akan tetap dibawa Djadjang ke Papua, untuk menghadapi Persipura, 30 Oktober nanti. Ia berharap ada perubahan sanksi untuk Osvaldo, namun sudah menyiapkan strategi tanpa pemain berusia 20 tahun tersebut.
”Saya berharap, siapa pun yang diberi kepercayaan bisa menjawab dengan penampilan impresif. Seperti halnya Osvaldo yang begitu gemilang saat mengisi posisi David Da Silva. Kami akan terus berjuang dengan sangat keras untuk meraih kemenangan."
Goal Indonesia


