FBL-WC-CLUB-2025-MATCH63-CHELSEA-PSGAFP

Diterjemahkan oleh

Satu rintangan yang mengancam impian Mariska

Manchester City terus gencar beraksi di bursa transfer musim panas, dengan memperkuat posisi bek kanan menjadi prioritas utama pelatih asal Italia, Enzo Maresca, menjelang dimulainya musim baru.

Namun, keinginan juara Liga Inggris ini untuk mendatangkan kembali salah satu mantan pemain terbaik Chelsea di bawah asuhan manajer saat ini menemui hambatan finansial yang besar, yang mungkin akan memaksa klub untuk membatalkan kesepakatan tersebut dan mencari opsi lain.

Mendatangkan bek kanan spesialis kini menjadi salah satu prioritas utama Manchester City di bursa transfer pertama yang dipimpin Maresca di Etihad Stadium.

Pelatih asal Italia itu ingin mendatangkan bek yang mampu berkontribusi dalam membangun serangan saat menguasai bola, maju ke area serangan, serta beradaptasi dengan berbagai gaya dan formasi taktis, sejalan dengan filosofinya tanpa mengganggu ritme tim.

Selain itu, merekrut pemain yang pernah bermain di bawah asuhan Maresca akan memperpendek masa adaptasi, yang memberikan nilai tambah secara teknis bagi transfer ini.

Sumber-sumber mengungkapkan kepada situs “CaughtOffside” bahwa Manchester City telah menargetkan pemain Prancis Malou Justo, bek sayap Chelsea, sebagai salah satu prioritas utama untuk memperkuat barisan pertahanan, mengingat keyakinan di dalam klub bahwa pemain internasional Prancis tersebut tidak keberatan dengan gagasan pindah ke tim tersebut.

Manchester City telah mempertimbangkan untuk mengajukan tawaran senilai sekitar 45 juta euro, namun Chelsea bersikeras meminta sekitar 75 juta poundsterling sebagai imbalan untuk melepas pemain berusia 23 tahun tersebut.

Perbedaan nilai yang sangat besar antara kedua klub masih menjadi hambatan utama dalam penyelesaian kesepakatan ini, karena laporan menunjukkan bahwa Manchester City tidak berniat memenuhi tuntutan finansial Chelsea saat ini, meskipun negosiasi diperkirakan akan berlanjut setelah Piala Dunia berakhir.

Di sisi lain, Chelsea tidak sepenuhnya menolak ide untuk menjual sang pemain, namun mereka tidak akan terlibat dalam negosiasi serius kecuali mendapatkan kompensasi finansial yang dianggap pantas.

Penguasaan Justo terhadap taktik Maresca menjadi salah satu daya tarik utama bagi Manchester City, setelah pemain tersebut tampil dalam 72 pertandingan di bawah asuhan pelatih asal Italia itu di Chelsea, di mana ia mencetak dua gol dan menciptakan enam gol, yang berarti sang pelatih tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mengintegrasikannya ke dalam skema taktisnya.

Chelsea Tetap pada Pendiriannya

Chelsea memiliki posisi tawar yang kuat, mengingat Justo terikat kontrak jangka panjang, ditambah lagi tidak ada alasan yang mendorong klub London tersebut untuk memperkuat salah satu pesaing utamanya di liga domestik dengan tawaran yang tidak memenuhi ekspektasinya.

Selain itu, kemampuan sang pemain untuk mengisi lebih dari satu posisi di lini belakang, ditambah pengalamannya di Liga Primer Inggris, memberinya nilai pasar yang tinggi dibandingkan dengan beberapa opsi lain yang berasal dari luar Inggris, yang belum teruji di atmosfer Liga Primer.

Meskipun Manchester City yakin dengan potensi sang pemain, manajemen klub menilai tuntutan finansial Chelsea terlalu tinggi, yang mungkin akan mendorong mereka untuk mengalihkan perhatian ke target lain.

Daftar alternatif potensial mencakup Tino Leframento, bek sayap Newcastle United, talenta Belanda Jevairo Reid dari Feyenoord, serta pemain Portugal Martim Fernandes dari Porto, jika Chelsea tetap pada tuntutannya dan tidak memberikan kompromi apa pun.

Meskipun Justo merupakan pilihan yang ideal secara taktis bagi Maresca, membayar 75 juta poundsterling untuk merekrut seorang bek kanan tampaknya merupakan risiko finansial yang besar, meskipun Manchester City jelas membutuhkan penguatan di posisi tersebut.

Di sisi lain, sikap Chelsea tampaknya dapat dimengerti, karena mereka berusaha mempertahankan salah satu aset pentingnya, terutama ketika menyangkut penjualan pemain ke pesaing langsung di Liga Primer Inggris. Hal ini membuat penyelesaian kesepakatan bergantung pada sejauh mana salah satu pihak bersedia memberikan konsesi dalam waktu dekat.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google