Mantan bintang Villarreal dan Arsenal Santi Cazorla menyatakan, Xavi bukanlah tiruannya Pep Guardiola, manajer Manchester City.
Di mata Cazorla, bosnya di Al Sadd itu punya gaya kepelatihannya sendiri kendati dibesarkan di La Masia dan pernah dipoles Guardiola ketika keduanya bernaung di Barcelona.
Cazorla sendiri memutuskan untuk meninggalkan hiruk pikuk sepakbola Eropa dengan bergabung ke Al Sadd untuk merasakan tangan dingin seorang Xavi.
Gelandang berusia 35 tahun itu memperkirakan, cepat atau lambat Xavi akan menukangi Barcelona, yang saat ini dipimpin Ronald Koeman. Menurutnya, Xavi adalah pelatih fantastis dan sangat layak berada di bench klub sebesar Los Blaugrana.
"Meskipun dia dibesarkan di La Masia seperti Guardiola, bukan berarti Xavi akan menjadi tiruan dia," tegas Cazorla.
"Dia memiliki gaya kepelatihan yang berbeda dan punya banyak gagasan taktis, jadi saya yakin dia akan menjadi pelatih hebat. Kami semua menunggu dan melihat ke depan," seru Cazorla.
Soal peluang Xavi melatih Barca kelak, Cazorla melanjutkan: "Saya kira dia akan menjadi pelatih Barcelona suatu saat nanti. Tapi itu adalah keputusan dia dan dia tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil langkah ini."
"Tak diragukan lagi, Xavi adalah pelatih fantastis. Saya bekerja dengan dia setiap hari dan kualitas kepemimpinan yang dia miliki ketika jadi pemain, kini dia miliki sebagai pelatih," kata Cazorla lagi.
"Dia membuat kemajuan pesat sebagai pelatih dan membawa filosofinya sendiri," tandasnya.
Sejak menjadi pelatih kepala Al Sadd 28 Mei 2019 silam, Xavi telah mempersembahkan tiga trofi: Qatar Super Cup [2019], Qatar Cup [2020] dan Qatar Stars Cup [2020].
