OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Paris Saint-Germain boleh jadi sangat bangga memiliki Neymar, calon pemenang masa depan Ballon d’Or dan juga sang pemain termahal di dunia. Namun menurut Robert Pires, Neymar bukanlah pemain terpenting di PSG.
Eks gelandang Prancis itu memang mengakui kehebatan Neymar sebagai pemain terbaik di skuat Unai Emery. Tapi jika berbicara soal siapa pemain yang punya peran paling penting bagi permainan PSG secara keseluruhan, Pires menyebut Adrien Rabiot paling layak menyandang status tersebut.
Masih berusia 22 tahun, Rabiot mampu bermain reguler bagi PSG dalam beberapa musim terakhir. Di musim ini, jebolan akademi PSG itu terlihat menonjol di lini tengah dengan selalu bermain di Ligue 1 Prancis dan Liga Champions. Tak heran jika Pires begitu terkesan dengannya.
“Neymar adalah pemain terbaik di PSG. Dia tahu caranya untuk melakukan apa pun dengan bola. Tetapi bagi saya, pemain terpenting di PSG adalah gelandang belia mereka, Adrien Rabiot,” kata Pires dalam sebuah acara promosi, Sabtu (28/10).
“Dia adalah salah satu talenta paling menonjol di Eropa, masih sangat muda tapi sangat tangguh. Dia adalah aset besar bagi PSG dan juga timnas Prancis,” sebutnya.
Sebagai eks pemain pilar Arsenal di era awal 2000-an, Pires turut membahas situasi mantan klubnya itu yang dalam satu dekade lebih terus dikritik lantaran kesulitan menjuarai Liga Primer Inggris. Di musim ini, kebiasaan buruk itu sepertinya akan terus berlanjut mengingat saat ini The Gunners sudah berjarak sembilan angka dari Manchester City di puncak klasemen.
PumaDitanya apakah di musim ini armada Arsene Wenger berpotensi mengakhiri dahaga titel liga sejak 2004, Pires menjawab, “Ya, tentu saja. Arsenal adalah tim kuat dengan skuat yang sangat bagus.”
“Mereka telah membelanjakan uang dengan baik di musim panas kemarin, dengan mendatangkan pemain seperti Alexandre Lacazette. Penting bagi mereka untuk tetap positif dan percaya diri. Ini masih bulan Oktober, jadi musim masih sangat panjang,” ujarnya.
