Gelandang Inter Milan dan Belgia Radja Nainggolan menyatakan dirinya tidak menyesal karena pernah menolak tawaran dari Chelsea dan Manchester United di masa lalu.
Nainggolan memutuskan bertahan di Serie A Italia setelah meninggalkan AS Roma di awal musim panas lalu.
Pemain berusia 30 tahun itu bergabung ke San Siro dengan harga €38 juta (£33 juta/$42,4 juta) pada Juni lalu. Ia mengaku senang bertahan di Italia ketimbang pindah ke Liga Primer Inggris.
Nainggolan mengakui dirinya sempat ditawari kenaikan gaji di Chelsea ketika mereka mengajukan tawaran pada 2017, namun sang gelandang akhirnya memutuskan bertahan di AS Roma.
"Saya pernah memiliki banyak peluang untuk hengkang," ujar Nainggolan kepada ESPN.
"Saya adalah tipe orang yang mengutamakan hidup dengan baik dan berada di klub yang bermain untuk menang, atau di mana saya bahagia dengan hidup saya."
"Ada banyak komponen--banyak yang harus dievaluasi. Saya bertahan di Italia, dengan AS Roma, karena saya harus mengakhiri dengan cara sebaik mungkin. Ada dari Manchester juga. Ada banyak hal yang saya tidak tertarik sama sekali. Tentu, Anda merasa tersanjung dengan minat itu, tapi beginilah keadaannya."
"Di Italia, Anda hidup dengan sangat baik--saya suka budaya dan gaya hidup di sini. Chelsea menawari saya lebih banyak uang dan mereka adalah klub besar."
Nainggolan menyebut Liga Primer Inggris memang enak ditonton, namun pemain keturunan Indonesia itu mengaku tetap bahagia di Serie A.
"Dalam hal fans, stadion penuh, lapangan sempurna--dan sepertinya aksi itu berlangsung cepat," ujar Nainggolan lagi.
"Ritme juga sangat tinggi, tapi itu tidak taktis seperti di Italia. Jika Anda bertanya kepada saya liga mana yang ingin saya mainkan, mungkin saya akan mengatakan Inggris untuk tontonan, tapi saya sudah ada di sini untuk waktu yang begitu lama, kini saya merasa sangat bahagia di sini dan saya tidak perlu mengubah apa pun."
Nainggolan menghabiskan lima musim bersama AS Roma, dari 2013 hingga 2018, dengan mencetak total 33 gol.

